Selasa, 28 April 2026

Rumah Politik Jatim

PPP Muktamar Surabaya: Kami Terbuka Untuk Islah, Asal Tidak Gaduh

Masih belum tercapainya upaya islah tersebut disebabkan masih adanya permintaan jabatan tertentu oleh kubu Muktamar Jakarta

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Achmad Amru Muiz
suryamalang.com/Bobby Constantine Koloway
Ketua DPW PPP Jatim, Musyaffa' Noer bersama mantan Ketua DPW PPP Jatim versi Muktamar Jakarta, KH Masykur Hasyim, hadir dalam satu acara internal PPP beberapa waktu lalu. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Muktamar Surabaya membantah menolak upaya islah dari kubu PPP versi Muktamar Jakarta. Menurut Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jatim versi Muktamar Surabaya, Norman Zein Nahdi, pihaknya tetap membuka pintu untuk menyatakan islah.

Meskipun pada dasarnya, keputusan Islah itu dikeluarkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang diketuai M Romahurmuziy (Romy). ”Keputusan Islah itu ada di tangan DPP. Kami struktur di daerah hanya kepanjangan tangan dari DPP,” kata Norman kepada Suryamalang.com, di Surabaya, Minggu (23/12/2018).

Menurut Norman, sejak lama Romy telah mengajak para seterunya untuk melakukan Islah. Hasilnya, beberapa di antaranya telah bergabung dengan struktur di bawah kepemimpinan Romy. Termasuk, mantan Ketua DPW PPP Jatim versi Muktamar Jakarta, KH Masykur Hasyim. ”Dari dulu, Gus Romy sudah berusaha mengajak Islah. Buktinya, Pak Masykur bisa bersama kami,” kata Norman.

Norman mengungkapkan, masih belum tercapainya upaya islah tersebut disebabkan masih adanya permintaan jabatan tertentu oleh kubu Muktamar Jakarta yang saat ini diketuai Humphrey Djemat. Hal inilah yang kemudian belum dapat diakomodir oleh kubu Romy. ”Info dari DPP, mereka sebenarnya sudah diajak islah, namun seharusnya tidak minta jabatan macam-macam,” kata Norman.

Ia menjelaskan bahwa pengubahan struktur partai tak bisa dilakukan secara tiba-tiba. Sebab, hal ini akan berpengaruh terhadap struktu di bawahnya yang menjangkau wilayah se-Indonesia. ”Gus Romi buka pintu, namun seharusnya mereka tidak minta jabatan. Sebab, kalau kemudian bergabung, akan merombak SK (kepengurusan) dari atas sampai bawah,” imbuhnya.

Meskipun belum terjadi islah, Norman cukup yakin bahwa struktur PPP versi Humphrey Djemat tak memiliki kekuatan yang kokoh di akar rumput. Terlebih, dengan banyaknya pihak yang menyatakan bergabug dengannya. ”Yang dikatakan struktur Jawa Timur itu mana? Kalau memang ada, tolong tunjukkan. Kami yakin, di Jawa Timur tidak apa-apanya. Saya berani ngomong gitu, ini tidak ada apa-apanya,” ujarnya optimistis.

Sebelumnya, ia juga tak mengawatirkan pergerakan yang dilakukan oleh Humphrey. Sekalipun, Humphrey bersama para pengurus DPP PPP versi Muktamar Jakarta sowan kepada Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah), Kamis (20/12/2018) di Jombang. Kedatangan Humphrey untuk menyosialisasikan pasangan capres, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. 

Sementara pihaknya mendukung duet Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin. "Kami tak kawatir. Mereka tidak akan menggerus suara Pak Jokowi, khususnya di Jatim," tegasnya. 

Pihaknya pun akan melaporkan perkembangan di Jatim tersebut kepada DPP. "Kami tetap akan melaporkan hal ini ke DPP. Istilahnya mereka ini kan sedang "mencari panggung"," sindirnya. 

Meskipun demikian, pihaknya meyakini suara PPP baik untuk pemilihan presiden maupun pemilihan legislatif, tak akan tergerus. "Kami yakin tak akan tergerus. Kami akan buktikan," pungkasnya. 

Dukungan kader PPP di pilpres memang dipastikan terbelah akibat panjangnya konflik internnal partai berbasis religius Islam ini. PPP kubu Romahurmuziy (Romy) yang secara resmi diakui KPU telah mendukung Jokowi yang berpasangan dengan KH Ma'ruf Amin.

Namun, tidak demikian dengan PPP kubu Muktamar Jakarta yang mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo-Sandi. Keputusan dukungan ini dihasilkan pada Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP Muktamar Jakarta pada 15-16 November 2018 silam. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved