Nasional

Fakta-Fakta Siswi SMK Bogor Ditusuk Pria Bertato, Pisau Masih Menancap Saat Ditemukan

Berikut fakta-fakta terkait kejadian Siswi SMK Bogor ditusuk pria bertato, dilansir SURYAMALANG dari berbagai sumber.

Penulis: Raras Cahyaning Hapsari | Editor: Dyan Rekohadi
suryamalang/ tribun
Fakta siswi SMK ditusuk pria bertato hingga tewas 

Lia, pengurus tempat kos Adriana mengatakan bahwa korban sudah tinggal di kosan tersebut hampir 2 tahun.

"Kalau tempat tinggalnya di Cianjur, sejak kelas 2 SMK dia ngekost disini, hampir dua tahun lah," katanya.

Lia menceritakan, saat kejadian dirinya sedang berada di luar rumah.

Namun, ketika itu ia mendengar suara warga teriak minta tolong.

Saat berada di lokasi kejadian, Lia melihat Adriana telah tergeletak di jalanan.

Bursa Transfer Liga 1 2019 - 5 Pemain Bintang Gagal Direkrut Klub, Termasuk Persebaya dan Persib

Kena Sanksi Seumur Hidup, Vigit Waluyo Juga Dilarang Nonton Sepak Bola di Stadion

"Saya lagi di luar dengar teriak warga, saya langsung lihat pas ternyata korban, saya panik juga dan langsung degdegan, enggak fokus," katanya.

Hal ini juga diungkapkan oleh Roza (15), warga sekitar lokasi kejadian.

Ia menuturkan bahwa saat kejadian dirinya sedang berada di dalam rumah.

Kemudian ia dan sang ayah membantu evakuasi Adriana ke rumah sakit.

"Orangtua saya jaga kosan sebelah gang ini, terus ada warga teriak, ayah saya keluar saya ikut pas lihat sudah terkapar," katanya saat ditemui di lokasi kejadian.

Jembatan Ngujang 2 Tulungagung Beroperasi, Perahu Penyeberangan Sepi Penumpang

Keluarga Menunggu Kedatangan Jenazah Sopir Minibus Yang Mengalami Kecelakaan Di Pasuruan

4. Sosok korban di mata keluarga

Pamar korban, Triono (46) mengaku tak percaya atas kejadian yang menimpa Adriana.

Pasalnya, korban adalah anak yang baik dan periang serta tidak memiliki musuh. Temannya pun banyak.

"Saya pas dengar kabar langsung berangkat. Posisi saya saat itu masih bekerja, ini masih memakai celana kerja saya," katanya, di RS PMI Kota Bogor, dilansir dari Tribunnews Selasa 8 Januari 2019.

Paman korban berharap agar kasus ini dapat segera terselesaikan.

Pemakaman korban rencananya akan dilaksanakan di Bandung.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved