Kabar Aceh

Tim Ranger Musnahkan 5.529 Perangkap Satwa dari Taman Nasional Gunung Leuser

Selama 2014 hingga 2018, terdapat 5.529 perangkap satwa yang disita dari Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) di Provinsi Aceh.

Editor: yuli
KOMPAS.COM/RAJA UMAR
Staf FKL Sedang memperlihatkan 5 ribu lebih perangkap satwa yang diamankan dalam hutan Kawasan Ekosistem Lauser (KEL) sejak tahun 2014 sampai dengan Tahun 2018, saat konfrensi pres di Banda Aceh, Rabu (23/01/2019). 

SURYAMALANG.COM, BANDA ACEH - Selama 2014 hingga 2018, terdapat 5.529 perangkap satwa yang disita dari Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) di Provinsi Aceh.

Tim ranger dari Forum Konservasi Lauser (FKL) kemudian memusnahkan ribuan perangkap satwa dilindungi yang dipasang oleh para pemburu itu.

“Selama tahun 2018, tim ranger FKL berhasil memusnahkan 5 ribu lebih perangkap satwa dilindungi yang berada di hutan Kawasan Ekosistem Lauser (KEL),” kata Kordinator Wildlife Protection Team Forum Konservasi Lauser Dediansyah, Kamis (23/01/2018).

Dedi menyebutkan, 5 ribu lebih perangkap satwa itu ditemukan merata di seluruh hutan Kawasan Ekosistem Lauser (KEL) yang berada di 13 Kabupaten di Provinsi Aceh. Namun, yang paling banyak ditemukan kasus perburuan satwa di hutan Aceh meliputi Aceh Selatan, Subulussalam, Aceh Tenggara, dan Aceh Timur.

“Kasus perburuan satwa kami temukan merata di seluruh hutan Kawasan Ekosistem Lauser, namun yang paling banyak angka kasusnya ada di Aceh Selatan, Subulussalam, Aceh Tenggara dan Aceh Tamiang,” katanya.

Masih kata Dedi, berdasarkan fakta yang ditemukan di lapangan, angka perburuan satwa dilindungi di dalam hutan Kawasan Ekosistem Lauser (KEL) pada tahun 2018 mulai sedikit terjadi penurunan sebesar 33 persen jika dibandingkan dengan tahun 2017 lalu.

“Jika dibandingkan dengan tahun lalu mulai terjadi penurunan, berdasarkan panjang track patroli yang dilakukan oleh ranger, pada tahun 2018 berhasil diamankan 814 perangkap, sedangkan 2017, 843 buah,” sebutnya.

Meski terjadi penurunan kasus perburuan satwa secara menyeluruh di 13 Kabupaten Kawasan Ekosistem Lauser, namun di Kabupaten Aceh Selatan tim ranger FKL malah menemukan peningkatan kasus perburuan harimau, rusa dan landak.

“Dari seluruh perangkap satwa yang diamankan 814 pada tahun 2018, 128 merupakan jerat harimau yang ditemukan di Kabupaten Aceh Selatan, ini terjadi peningkatan kasus," ujarnya. kompas.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved