Rabu, 13 Mei 2026

Bantuan Presiden Prabowo Subianto

5 Bansos Presiden Prabowo Per 1 Januari 2025, Beras 10 Kg hingga Diskon 50 Persen Token Listrik

Ada 5 bansos Presiden Prabowo Subianto yang digulirkan per 1 Januari 2025. Mulai beras 10 kg hingga diskon 50 persen token listrik Januari-Februari.

Tayang:
Editor: iksan fauzi
SURYAMALANG.COM.ISTIMEWA/Dokumentasi Sekretaris Presiden
Presiden Prabowo Subianto mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru 2025, Rabu (25/12/2024). Ada 5 Bansos Presiden Prabowo Per 1 Januari 2025, Beras 10 Kg hingga Diskon 50 Persen Token Listrik 

5 Bansos Presiden Prabowo Per 1 Januari 2025, Mulai Pemberian Beras 10 Kg kepada masyarakat  hingga Diskon 50 Persen Token Listrik

SURYAMALANG.COM - Kabar baik untuk masyarakat Indonesia dengan adanya 5 bansos Presiden Prabowo Subianto yang digulirkan per 1 Januari 2025.

Bantuan sosial alias bansos Presiden Prabowo itu diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, pegiat Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( bansos UMKM), penguna listrik daya 450 VA-daya 2.200 VA hingga industri padat karya.   

Adapun maksud pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto memberikan bansos itu tak lain untuk meringankan masyarakat yang terimbas kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12 persen.

PPN 12 persen dikenakan bagi barang dan jasa yang masuk kategori mewah.

Pemerintahan Prabowo Subianto menerapkan kenaikan PPN 12 persen mulai 1 Januari 2025.

Daftar 5 bansos Presiden Prabowo itu merupakan komitmen pemerintah memberikan stimulus.

Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto mengatakan itu secara langsung saat mengumumkan kenaikan PPN 12 persen pada 31 Desember 2024.

“Pemerintah telah berkomitmen memberi paket stimulus," uajr Presiden Prabowo dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (31/12/2024).

"Nilai stimulus itu adalah Rp 38,6 triliun seperti yang pernah diumumkan sebelumnya,” terang Prabowo.

Baca juga: Diskon 50 Persen Token Listrik Daya 450 VA hingga 2.200 VA Selama Januari-Februari 2025

Dilansir dari laman setkab, berikut daftar paket bansos Presiden Prabowo dampak kenaikan PPN 12 persen bernilai Rp 38,6 triliun. 

  • Bantuan beras untuk 16 juta penerima bantuan pangan sebanyak 10 kilogram per bulan. 
  • Diskon listrik 50 persen untuk pelanggan dengan daya maksimal 2.200 volt. 
  • Pembiayaan industri padat karya. 
  • Insentif PPh pasa 21 bagi pekerja dengan gaji sampai dengan Rp 10 juta per bulan. 
  • Bebas PPh untuk UMKM yang beromset kurang dari 500 juta per tahun. 

“Karena itu, seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya dan telah berkoordinasi dengan DPR RI, hari ini pemerintah memutuskan bahwa kenaikan tarif PPN dari 11 persen menjadi 12 persen hanya dikenakan terhadap barang dan jasa mewah,” terang Presiden Prabowo Subianto. 

Presiden Prabowo Subianto menjelaskan bahwa barang dan jasa tertentu yang selama ini telah terkena PPN barang mewah dikonsumsi oleh golongan masyarakat tertentu. 

Barang terkena kenaikan PPN 12 persen, yaitu jet pribadi, kapal pesiar, dan rumah mewah. 

“Pesawat jet pribadi itu tergolong mewah dan dimanfaatkan atau digunakan oleh masyarakat papan atas,"ungkapnya.

Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved