Kabar Surabaya
Kisah Bos Kopi Kapal Api Pernah jadi Kernet Bemo dan Buruh Kerok Ban Bekas
Soedomo Mergonoto, bos kopi cap Kapal Api: Saya juga pernah jadi kernet bemo. Pejabat-pejabat itu nggak percaya saya pernah jadi kernet.
"Waktu itu saya bikin iklan TV, pakai bahasa khasnya Paimo. Yo iki kopi, lebih enak rasanya," ujar Soedomo.
Alasannya membuat iklan saat itu, sekaligus merupakan responnya terhadap lingkungan sekitar. Sebelum beriklan, Soedomo berinovasi membuat kopi dalam kemasan.
"Waktu itu orang jual sabun, kalau mau beli itu dipotong sesuai belinya berapa rupiah. Tapi kok ada salah satu merk, ngeluarkan sabun dalam kemasan. Akhirnya saya juga buat kopi dalam kemasan 100 gram, dijual Rp 100," kata Soedomo.
Dengan inovasi tersebut dan idenya membuat iklan, bisnis kopi keluarganya meningkat lumayan pesat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/soedomo-mergonoto-bos-pabrik-kopi-kapal-api.jpg)