Advertorial

Pemkot Malang Gandeng Aplikasi BaBe-Baca Berita, Selenggarakan AI (Artificial Intelligence) Academy

Malang ke depan dilirik dan diminati Pemerintah Pusat untuk dijadikan pilot project

Pemkot Malang Gandeng Aplikasi BaBe-Baca Berita, Selenggarakan AI (Artificial Intelligence) Academy
Pemkot Malang
Pemkot Malang Menggandeng BaBe- Baca Berita 

KOTA MALANG - Malang ke depan atau sering ditegaskan oleh Walikota Sutiaji dengan kosa kata "The Future of Malang",  dilirik dan diminati Pemerintah Pusat untuk dijadikan pilot project. Ini setelah kota Malang ditunjuk untuk pelaksanaan AI Academy, dengan target launching akhir April 2019.

“Ada 6 (enam) garapan dalam the future of Malang,  yakni Malang City Herritage, Malang Creative,  Malang Halal, Malang Service,  Malang Nyaman,  dan Malang 4.0. Khusus bicara Malang Creative, kota Malang dikenal memiliki man power potensial dalam berbagai sub bidang ekonomi kreatif.  Di sini (kota Malang) adalah gudangnya game developers,  animator,  programming, cinema dan start up tumbuh subur. Ditopang komitmen membangun Malang 4.0, maka Pemkot "digandeng Aplikasi BaBe-Baca Berita“ dan diback up Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk membuka Artificial Intelligence Academy yang pertama di Indonesia.

Menggandeng BaBe- Baca Berita,  yang merupakan aplikasi content aggregator no.1 di Indonesia, Kemenko Perekonomian RI memilih kota Malang sebagai pilot project program pendidikan AI, sebagaimana diutarakan Edi Pambudi,   Asisten Deputi Moneter & Neraca Pembayaran Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro & Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI,  mempertimbangkan potensi yang dimiliki kota ini, antara lain aset pendidikan yang dimiliki, atmosfer akademik yang kuat, aset generasi muda kreatifnya, ekonomi kreatif yang tumbuh pesat serta komitmen Pimpinan Daerah (Walikota Malang) yang kuat.

“Itu yang menjadi alasan kenapa kota Malang dipilih, dan saya percaya dari kota Malang, kemajuan teknologi bisa diharapkan untuk kemajuan bangsa,” tegas Edi Pambudi.

Sementara Sutiaji menekankan, kerjasama ini merupakan peluang yang sangat besar bagi pelajar maupun generasi muda kota Malang.

“Terlebih peserta nantinya dibebaskan pembiayaan. Hanya diminta komitmen, serta disyaratkan aspek akademis nilai matematika minimal 90 serta hasil test IQ minimal 125,” tutur Pak Aji, demikian Walikota Malang akrab disapa.

Mengapa nilai matematika menjadi syarat penting, karena basic dari AI antara lain algoritma khusus yang itu ditopang oleh kemampuan matematis.

Sementara itu,  Ratna Dewi, dari perwakilan aplikasi BaBe menginformasikankan,  AI Academy adalah program pertama dari BaBe, yang merupakan content aggregator nomor 1 di Indonesia. Program ini terlaksana guna menciptakan generasi bangsa yang mampu memecahkan berbagai masalah sosial dengan bantuan kecerdasan buatan.

AI Academy terbuka untuk semua mahasiswa (Ilmu Komputer, Fakultas Ekonomi, Statistik dan Matematika), dan diberikan secara gratis kepada mahasiswa di Indonesia yang berhasil lulus tes. Melalui program ini, BaBe menantang para peserta untuk bisa mengaplikasikan AI dalam menyelesaikan berbagai masalah di dunia nyata melalui desain, pengembangan dan pembuatan produk atau teknologi yang menekankan kreativitas serta kolaborasi inovatif.

“Untuk pendaftaran cukup klik dan buka link training.babe. co. id dan gratis,” info Ratna Dewi. 

Halaman
12
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved