Kabar Surabaya

Kapolda Jatim Bertemu Para Bos Tionghoa di Surabaya, Singgung Soal Pemilu 2019

Para pengusaha Tionghoa Jawa Timur bertemu Kapolda Irjen Pol Luki Hermawan di Ming Garden, Jalan HR Muhammad, Surabaya, Sabtu (16/2/2019).

Kapolda Jatim Bertemu Para Bos Tionghoa di Surabaya, Singgung Soal Pemilu 2019
ist
Para pengusaha Tionghoa Jawa Timur bertemu Kapolda Irjen Pol Luki Hermawan di Ming Garden, Jalan HR Muhammad, Surabaya, Sabtu (16/2/2019). Mereka bagian dari perkumpulan Fuqing Tionghoa Indonesia di Jawa Timur. Pertemuannya disebut dalam rangka ramah tamah dan perayaan Tahun Baru Imlek 2570. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Para pengusaha Tionghoa Jawa Timur bertemu Kapolda Irjen Pol Luki Hermawan di Ming Garden, Jalan HR Muhammad, Surabaya, Sabtu (16/2/2019).

Mereka bagian dari perkumpulan Fuqing Tionghoa Indonesia di Jawa Timur. Pertemuannya disebut dalam rangka ramah tamah dan perayaan Tahun Baru Imlek 2570. 

Luki Hermawan menggunakan pertemuan itu untuk mengajak menggunakan hak pilih dan mensukseskan Pemilu 2019.

"Masyarakat Jawa Timur sangat humanis, kekeluargaan dan ini luar biasa sekali. Kami selalu sampaikan berharap situasi kondisi tahun politik damai. Ini pertaruhan lima tahun sekali, masalah pilihan saya yakin bapak ibu punya pilihan masing-masing. Pilihan terbaik, silakan. Kami (polisi) di sini mengawal dan mengamankan," ujar Luki Hermawan. 

"Kami mengajak ikut serta menciptakan situasi kondusif Jawa Timur terutama tanggal 17 April 2019, gunakan hak pilih di tempat tinggal masing-masing," lanjut Luki Hermawan.

Acara yang digelar oleh Yayasan Fajar Jaya Dharma Sosial Jawa Timur ini turut dihadiri pengurus, pengusaha-pengusaha ternama di Jawa Timur dan juga tamu undangan Polda dan Polestabes Surabaya.

Mereka di antaranya Ketua Perkumpulan Fuqing Dunia, Alim Markus, Ketua Umum Fuqing Jatim Sudijanto Atmodjo dan Ketua Harian Herman Halim, Konsulat Jenderal China serta Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan dan jajaran.

Luki juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah terpengaruh isu-isu yang mungkin muncul jelang Pemilu 2019.

Sebab di tahun politik dapat menimbulkan berbagai suasana, Luki berharap pula masyarakat tidak terpancing berita tidak benar di media sosial yang ditujukan untuk memecah belah masyarakat.

"Jawa Timur saat ini masih aman. Tidak usah khawatir, ada isu menakut-nakuti, teror. TNI Polri akan mengamankan jalannya pesta demokrasi khususnya di Jawa Timur," kata Luki.

Nuansa Tahun Baru Imlek masih terlihat pada acara tersebut dengan dimeriahkan tarian tiga barongsai berwarna orange di tengah tamu-tamu undangan.

Fuqing Tionghoa Indonesia yang beranggotakan sekitar 8 ribu ini berkalaborasi dalam bidang sosial, budaya maupun bisnis untuk memberikan kontribusi positif kepada Indonesia.

"Jumlah anggota ada 80 ribu lebih. Acara ini, ini sebagai ucapan syukur diberi kesehatan, rejeki dan bersilaturahmi diberi kebahagiaan dalam tahun baru Tionghoa. Selama 14 hari saling sowan (silaturahmi) sebelum Cap Go Meh," kata anggota Fuqing Tionghoa Indonesia, Teguh KinartoNur Ika Anisa

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved