Malang Raya

Kampus Ijen 69 Bedah Program Wali Kota Malang, Sutiaji

Dalam diskusi itu, Komunitas Kampus Ijen 69 menggali lebih dalam enam pilar the future of Malang dari Wali Kota Sutiaji.

Kampus Ijen 69 Bedah Program Wali Kota Malang, Sutiaji
humas
Komunitas Kampus Ijen 69 menggelar dialog dengan Wali Kota Malang Sutiaji. Komunitas yang dipandegani Profesor Janggan tersebut hadir secara khusus ke Jalan Ijen 2, rumah dinas Wali Kota Malang Sutiaji, Minggu (24/2/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Komunitas Kampus Ijen 69 menggelar dialog dengan Wali Kota Malang Sutiaji. Komunitas yang dipandegani Profesor Janggan tersebut hadir secara khusus ke Jalan Ijen 2, rumah dinas Wali Kota Malang Sutiaji, Minggu (24/2/2019).

Dalam diskusi itu, Komunitas Kampus Ijen 69 menggali lebih dalam enam pilar the future of Malang dari Wali Kota Sutiaji.

"Tentu saya sambut penuh suka cita kehadiran komunitas Kampus Ijen 69 yang nota bene di dalamnya berhimpun para guru besar dan akademisi di Kota Malang, "ujar Sutiaji, Selasa (26/2/2019).

Mengawali pertemuan, Sutiaji yang didampingi jajarannya memaparkan enam pilar kota yang akan digapai. Keenamnya itu yakni Malang City of Heritage, Malang Creative, Malang Halal Tourisme, Malang 4.0, Malang Service dan Malang Nyaman.

Pada bedah pemikiran tersebut, Komunitas Kampus Ijen 69 memberikan catatan untuk menguatkan enam pilar tersebut.

Di antaranya terkait Malang Heritage. Komunitas Kampus Ijen 69 berharap Pemkot Malang tidak terjebak hanya pada aspek menjaga bangunan fisik heritage, tapi juga diikuti dengan literasi heritage.

Menurut mereka, pelajar harus diberikan kurikulum pengajaran tentang sejarah kota Malang dan pernak pernik didalamnya.

Idelanya, mereka harus tahu alur cerita sejarah dan cikal bakal satu lokus atau heritage yang ada. Internalisasi sejarah kota akan menjadi capital social yang strategis.

Hal lain yang juga diharapkan hadir di kota Malang adalah usulan pembentukan Dewan Kesehatan Kota. Turunannya bisa didirikan Malang Martinal Centre, sehingga ada pusat pengendalian dan data ibu hamil di kota Malang.

Pusat data ini akan bisa mendeteksi perkembangan ibu hamil hari per hari, sehingga bisa mengurangi dan bahkan meniadakan kematian ibu hamil hingga pintu awal untuk membentuk generasi yang sehat.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved