Jumat, 10 April 2026

Kabar Jember

Bupati Jember Pimpin Sendiri Tim Jalan Berlubang, Upaya Respon Cepat Keluhan Warga

Faida turun dari mobil dinasnya dan langsung menandai jalan yang berlubang memakai cat semprot berwarna putih.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Achmad Amru Muiz
suryamalang.com/Sri Wahyunik
Petugas tim lubang jalan Pemkab Jember menambal jalan di Kota Jember 

SURYAMALANG.COM, JEMBER - Tim Jalan Lubang Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBM dan SDA) Kabupaten Jember mulai menambal jalan berlubang di Jember, Jumat (1/3/2019). Penambalan ini dilakukan setelah Bupati Jember Faida melepaskan Tim Jalan Lubang menyebar ke sejumlah titik. Pelepasan dilakukan di Pendapa Wahyawibhawagraha, Jember, Jumat (1/3/2019) pagi.

Bupati Faida memimpin lansung penandaan dan penambalan jalan berlubang itu. Setelah tim dilepaskan dari Pendapa, rombongan menyusuri jalanan di seputaran wilayah kampus di Jember, dimulai dari Jl Kalimantan.

Di Jalan Kalimantan, tim tidak menemukan jalan berlubang. Penyusuran dilanjutkan ke Jl Mastrip. Di jalan ini, tim menemukan beberapa jalan berlubang.

Rombongan berhenti. Faida lantas turun dari mobil dinasnya, dan langsung menandai jalan yang berlubang memakai cat semprot berwarna putih. Faida yang memakai rompi seperti rompi milik anggota Tim Jalan Lubang melingkari sejumlah jalan berlubang di Jl Mastrip.

Bupati Jember Faida beri tanda cat putih lubang jalan
Bupati Faida beri tanda cat putih pada jalan berlubang

Di ujung Jl Mastrip, mendekati persimpangan dengan Jl Riau dan Jl Kaliurang, rombongan kembali berhenti. Bupati Faida kembali menyemprotkan cat di beberapa lubang. Setelahnya, Tim Jalan Lubang menambal beberapa lubang di titik tersebut.

Petugas mengeruk terlebih dahulu lubang tersebut, kemudian menambalkan dengan material seperti aspal dingin kemudian dikeraskan. Tim Jalan Lubang membawa perlengkapan lengkap untuk penambalan jalan.

Penutupan jalan berlubang di Jl Mastrip yang dilakukan secara mendadak cukup membuat lalu lintas di kawasan kampus itu tersendat.

Sebelum tim beraksi menambal lubang-lubang di jalan, Bupati Faida memberikan instruksi jelas kepada mereka. Saat berpidato di depan tim di Pendapa Wahyawibhawagraha sebelum pelepasan, Faida meminta mereka untuk bekerja cepat menambal jalan-jalan tersebut.

'Kita sudah memiliki URC, Unit Reaksi Cepat, namun percuma saja jika kerjanya lambat. Karenanya tim ini saya namakan Tim Jalan Lubang. Kerjanya harus cepat dan fokus untuk menambal jalan. Tim ini dibentuk untuk merespon keluhan masyarakat tentang jalan-jalan yang berlubang. Jangan menunggu lama, jangan menunggu rakyat marah baru ditambal," tegas Faida.

Kepada personel penambal jalan itu, Faida juga berpesan untuk memprioritaskan kawasan perkotaan, terutama kawasan yang mobilitas lalu lintasnya tinggi.

"Prioritaskan kawasan kota dulu, terutama yang banyak dipakai oleh warga. Juga prioritaskan jalanan yang kondusif. Kalau yang ditanami pisang, yang suka demo-demo, yang ramai-ramai itu tidak kondusif, tidak usah ditambal dulu. Nanti akan ada tim lain yang bekerja. Tambal jalan yang situasinya kondusif," imbuhnya.

Menurutnya, seharusnya penambalan jalan sudah bisa dilakukan sejak beberapa waktu lalu. Sebab, personel, peralatan, dan anggaran sudah tersedia.

Dia menegaskan tidak ada alasan untuk tidak menambal jalanan yang berlubang. "Jangan sampai menunggu rakyat marah, apalagi jika sampai ada yang menjadi korban, karena bisa saja yang jatuh atau kecelakaan itu saudara kita sendiri. Itu malah akan menjadi dosa bagi kita, pemerintah," katanya.

Karenanya, Faida meminta lima tim sebanyak 55 orang personel itu bisa bekerja secara cepat untuk menutup jalan berlubang. Setelah penutupan jalan selesai, nantinya Pemkab Jember akan membuka layanan Call Center terkait kerusakan jalan, seperti jalan berlubang. Jika ada laporan jalan berlubang, tim akan langsung bergerak untuk menutup jalanan yang rusak itu.

Selama musim penghujan ini, banyak ditemukan lubang di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Jember. Lubang bisa ditemukan di jalanan kawasan perkotaan sampai ke kecamatan pinggiran di Jember.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved