Kabar Bojonegoro

Viral Foto Telanjang Siswi SMP & SMA di WhatsApp (WA), Para Siswi Sengaja Diajak Video Call

Usai mengedit foto setengah telanjang siswi SMP dan SMA, kemudian pelaku ini menghubungi para korban untuk diajak video call melalui WhatsApp (WA).

Viral Foto Telanjang Siswi SMP & SMA di WhatsApp (WA), Para Siswi Sengaja Diajak Video Call
IST
(ILUSTRASI) kasus viral foto dan video telanjang siswi SMP dan SMA di Bojonegoro dibongkar polisi 

SURYAMALANG.COM, BOJONEGORO - Sebuah kasus baru menyangkut foto dan video telanjang siswi SMP dan SMA yang di viralkan di WhatsApp (WA) dibongkar polisi di Bojonegoro, Jawa Timur.

Polisi berhasil menangkap pelaku pembuat dan penyebar foto dan video telanjang siswi SMP dan SMA melalui WhatsApp (WA) itu setelah mendapat laporan korban yang merupakan seorang siswi.

Satreskrim Polres Bojonegoro membekuk pria bernama Eko Purwanto (34), warga Desa Beji, Kecamatan Kedewan, Bojonegoro sebagai orang di balik viralnya foto dan video telanjang siswi SMP dan SMA melalui WhatsApp (WA) di Bojonegoro

Pria yang diketahui merupakan seorang sopir itu ditangkap atas kasus penyebaran video bugil editan, dan diciduk saat berada di rumahnya, Minggu (24/2/2019).

Kabar Terbaru Mantan Istri Sule, Lina Gendong Anak & Makan di Restoran, Pria Ini Rekam Aktivitasnya

Pria Baru Gisel Akhirnya Buka Suara Usai Diisukan Dekat, Pebasket Saputra Wijaya Ngaku Ajak Jalan

Klasemen Sementara Terbaru Arema FC di Grup E Piala Presiden 2019, Hanya Peringkat 2

Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli mengatakan, pelaku ditangkap karena diduga telah menyebar luaskan foto siswi telanjang Bojonegoro.

Dari penangkapan dan pemeriksaan polisi terungkap modus yang dijalankan pelaku ini yang membuat viral foto siswi telanjang di WhatsApp (WA).

SOPIR TRUK SEMPRUL - Eko Purwanto (34), warga Desa Beji Kecamatan Kedewan, Bojonegoro.
SOPIR TRUK SEMPRUL - Eko Purwanto (34), warga Desa Beji Kecamatan Kedewan, Bojonegoro. (Mochamad Sudarsono - SuryaMalang.com)

Eko Purwanto sengaja mendownload foto-foto gadis belia antara usia 14 tahun hingga 16 tahun, melalui akun Facebooknya.

Kemudian foto dari gadis tersebut diedit dan disebar ke nomor WhatsApp para korban, dengan tujuan untuk mengancam.

"Jadi mengambil foto di Facebook para korban yang notabennya masih pelajar, lalu diedit setengah bugil," Ujar Kapolres saat pers release, Senin (4/3/2019), siang.

Ary menjelaskan, usai mengedit foto setengah telanjang, kemudian pelaku ini menghubungi para korban untuk diajak video call melalui WhatsApp.

Halaman
1234
Penulis: Mochamad Sudarsono
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved