Kabar Surabaya
Asyiknya Festival Balon Pertama di Surabaya, Banyak Area Instagramable
Stephana Fevriera, Promotion Coordinator Ciputra World Surabaya (CWS) Mall mengungkapkan, pihaknya telah berkolaborasi dengan Adalima, merk balon lat
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Stephana Fevriera, Promotion Coordinator Ciputra World Surabaya (CWS) Mall mengungkapkan, pihaknya telah berkolaborasi dengan Adalima, merk balon latex kualitas dunia produksi anak bangsa, serta tim Nicorner dalam penyelenggaraan Indonesia Balloon Art Festival (IBAF) 2019.
Hari ini, Jumat (8/3/2019) festival tersebut resmi dibuka dan akan terus terselenggara selama sepuluh hari ke depan, tepatnya pada Minggu (17/3/2019). Disampaikan Stephana, tiket IBAF 2019 bisa diperoleh melalui Loket.com, Go-tix, Tokopedia, dan JD.ID dengan harga Rp 25 ribu untuk hari Senin sampai Jumat.
Khusus weekend, yaitu Sabtu dan Minggu, harga tiketnya Rp 35 ribu. Pengunjung CWS Mall pun bisa melakukan pembelian tiket on the spot menggunakan aplikasi Go-pay. Selain itu, ada juga tiket gratis bagi pengunjung yang berbelanja senilai minimal Rp 250 ribu mulai 8 hingga 17 Maret 2019 di tenant-tenant CWS.
"Penukaran nota belanja itu berlaku kelipatan, dapat ditukarkan maksimal empat tiket per nota," ujar Stephana.
Diceritakan Leonard Suharli, owner Adalima Balloons, dalam festival bertema Enchanted Forest (Hutan Ajaib) itu ada empat zona dengan konsep berbebeda, namun memiliki cerita yang bersambung. Memasuki festival balon bertema tersebut, pengunjung akan disambut dengan zona Fantasy Land.
"Pengunjung akan dibawa dalam suasana seolah berada di dunia fantasi dengan sebuah terowongan balon yang
dilengkapi dengan makhluk-makhluk legendaris seperti unicorn dan flying phoenix," ujarnya.
Setelah melihat-lihat pemandangan hutan, pengunjung akan masuk ke zona kedua bernama War Zone. Dalam zona ini, pengunjung dapat melihat balon-balon yang dibentuk menyerupai kastil yang menjadi daerah perang.
Pengunjung pun akan disajikan pemandangan balon berbentuk para elf dan centaur. Ceritanya, mereka sedang bertugas menjaga keamanan desa dengan melawan ork yang menyerang kastil tersebut.
"Karakter-karakter dalam zona tersebut akan tampak para centaur seolah sedang berperang, karena mereka sedang bertugas mengamankan kastil dari serangan pihak luar atau pihak yang jahat, yaitu karakter ork," ungkap Leonard.
Selanjutnya, di zona ketiga, yaitu Fairy Village, pengunjung dapat melihat karakter giant dan pohon setinggi delapan meter. Menurut Leonard, area tersebut menjadi area terluas di Enchanted Forest dan yang menjadi highlight di IBAF 2019.
Zona keempat atau yang dinamai Dragon Dungeon merupakan area yang dimaksudkan sebagai senjata pamungkas dari kastil yang ada di dalam Encanted Forest. Naga yang bersarang di sana, akan menjadi benteng terakhir bagi para perusuh kastil dalam Enchanted Forest.
"Di sini pengunjung akan berjumpa dengan asal mula naga berbentuk telur, hingga naga berkepala dua. Area ini pun tidak kalah interaktif dengan detail dari naga-naga tersebut," papar Leonard.
Keseluruhan zona Enchanted Forest mendapat tanggapan positif dari beberapa influencer Surabaya yang diundang dalam pembukaan IBAF, Jumat (8/3/2019). Irien Permatasari salah satunya, ia mebyebut semua zona dalam festival tersebut sangat instagramable.
"Kalau saya baru pertama kali melihat yang seperti ini. Semua sudutnya sangat instgramable, jangankan anak-anak, saya yang sudah dewasa saja suka. Ini bagus banget, warna-warni," ujar Irene yang hadir bersama adik dan putrinya, Jumat (8/3/2019). Hefty's Suud
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ibaf-2019-bertema-enchanted-forest-hutan-ajaib-di-oval-atrium-ciputra-world-surabaya-mall.jpg)