Kabar Surabaya

Komodo Dijual ke Luar Negeri Melalui Pasar Gelap, Harganya Capai Rp 500 Juta

Lima orang diduga menjual komodo ke luar negeri melalui pasar gelap (black market). Hewan dilindungi dijual sampai harga Rp 500 juta per ekor.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/M Romadoni
Komodo yang dijual ke luar negeri melalui pasar gelap (black market). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Lima orang diduga menjual komodo ke luar negeri melalui pasar gelap (black market).

Hewan dilindungi dijual sampai harga Rp 500 juta per ekor.

Tim Subdit IV  Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim menangkkap lima tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan perdagangan satwa dilindungi.

Lima tersangka itu adalah M Rizalla Satria (24) dan Afandi (32) asal Surabaya, VS (32) asal Nusa Tenggara Timur, Andika Wibisiono (35) asal Ambarawa, dan Rizky (32) mahasiswa asal Surabaya.

Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan menjelaskan tersangka memperdagangan komodo dari Pulau Flores.

“Harga jual satu ekor komodo ke luar negeri bisa mencapai Rp 500 juta,” ungkap Yusep kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (27/3/2019).

Dalam perdagangan satwa dilindungi ini, tersangka VS mendapat komodo dari tersangka ED yang masih buron.

Satwa itu dikirim oleh sopir berinisial EB yang juga masih buron.

EB mengirim satwa itu melalui angkutan truk barang menuju Surabaya.

Setelah satwa tersebut tiba, tersangka VS menghubungi tersangka Afandi dan tersangka Rizalla.

“Tersangka menampung komodo itu di rumahnya masing-masing sambil menunggu pembeli,” jelasnya.

Menurutnya, tersangka VS memasarkan komodo melalui Facebook Thalira Juliar.

Mereka menjual komodo itu secara cash on delivery (COD) di Surabaya.

Perdagangan komodo sudah berlangsung mulai 2016 sampai 2019.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved