Sabtu, 2 Mei 2026

Malang Raya

Perusahaan China, Singapura dan Jerman Berminat Bangun Tempat Parkir Vertikal di Kota Malang

Proposal yang sudah masuk tersebut berasal dari negara China, Singapura dan Jerman.

Tayang:
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: yuli

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pemerintah Kota Malang akan menyiapkan dana senilai Rp 10 Miliar untuk membangun tempat parkir vertikal.

Hal itu disampaikan oleh Wali Kota Malang, Sutiaji saat berkunjung ke kantor SURYAMALANG.COM di Jalan Sultan Agung, Kota Malang pada Rabu (27/3/2019).

"Memang kami sedang merencanakan parkir vertikal. Pembiayaan sekitar Rp 9-10 Miliar," ucapnya.

Meskipun demikian, kata Sutiaji, proyek parkir vertikal ini sudah ada pihak yang telah menawarkan untuk siap mendanai.

"Ada dari Jakarta yang telah siap mendanai. Tapi itu kami lihat dulu. Kami ingin menjadikan aneka usaha unit perparkiran. Biar nanti digodok terlebih dahulu," ucapnya.

Sementara itu, proyek parkir vertikal ini memang merupakan program Sutiaji sejak lama.

Hal itu dilakukan, karena melihat jumlah volume kendaraan dari hari-hari semakin bertambah.

Pada kesempatan lain, Erik Setyo Santoso, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian (Barenlitbang) Kota Malang mengatakan, pembangunan proyek parkir vertikal ini dirasa sangat perlu.

Sebab, ruang terbuka dan akses jalan di Kota Malang semakin terbatas.

"Saat ini, orang yang mau bepergian dengan menggunakan kendaraan pasti membutuhkan tempat parkir. Oleh sebab itu, gedung parkir vertikal kini menjadi tuntutan yang tidak bisa dihindarkan kita harus menuju ke sana," ucapnya.

Erik Setyo Santoso, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian (Barenlitbang) Kota Malang
Erik Setyo Santoso, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian (Barenlitbang) Kota Malang (edgar)

Sementara itu, rencana pembangunan proyek parkir vertikal yang telah digagas Pemkot Malang ternyata sudah terdengar jauh sampai ke negeri Cina.

Kata Erik, hingga kini sudah ada tiga negara yang telah mengirimkan proposal tentang teknologi parkir yang mereka punyai.

Proposal yang sudah masuk tersebut berasal dari negara China, Singapura dan Jerman.

"Ini merupakan suatu bukti kekuatan media informasi. Jadi statement wacana rencana pembangunan itu terdengar jauh sampai ke negeri Cina. Luar biasa sekali," ucapnya.

Erik menambahkan, tiga negara itu meminta waktu kepada Pemkot Malang untuk memaparkan teknologinya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved