Breaking News:

Kabar Tangerang

Curhat Siswi SMA & Gadis Lokal yang Menjual Keperawanan, Dibanderol Rp 1,5 Juta Hingga Rp 19 Miliar

Curhat Siswi SMA Tangerang & Gadis Perawan Indonesia yang Laris Manis di Pasaran, Dijual Rp 1,5 Juta Hingga Rp 19 Miliar

Editor: eko darmoko
Instagram
ILUSTRASI - Siswi SMA menjual keperawanannya 

Malam itu, Amelia memakai kaus lengan panjang warna kuning menenteng sebuah tas kecil.

Saat ditanya apakah perbuatan itu yang pertama dilakukan? Amelia tidak secara lugas menjawab.

“Ya gimana ya kak, kalau soal itu aku gak mau cerita,” katanya.

Yang jelas katanya, dia terdesak untuk melakukan itu karena tidak ada pilihan lain.

Amelia melanjutkan, orangtuanya bekerja di sebuah perusahaan swasta.

Dia anak pertama dari tiga bersaudara.

“Gak berani minta sama bapak, uang segitu kan besar kak,” ucapnya.

Dalam kebingungannya karena dituduh telah mencuri uang kegiatan sekolah, seorang temannya kemudian memberitahukan cara mendapatkan uang dengan cepat.

“Awalnya ragu sih, takut saja orangnya kabur setelah gituin saya,” katanya.

Tapi karena tidak memiliki pilihan, Amelia terpaksa melakukan hal itu.

Berbekal komunikasi dengan pria tersebut, Amelia kemudian memberikan diri bertemu seusai Ujian Nasional.

Sebelum bertemu, Amelia lebih dulu berganti pakaian.

“Kalau pakai seragam bisa ketahuan sekolah saya,” katanya.

Sesampai di hotel yang dimaksud, mahasiswa yang dikenalnya sudah menunggu di kamar hotel.

“Perasaan campur aduk, takut, sedih macam-macam lah kak,” ucapnya.

“Tapi saya janji, ini yang pertama, saya enggak akan mengulanginya lagi,” janji Amelia.

Setelah berbincang banyak, tak terasa jam sudah menunjukan pukul 9 malam.

Amelia yang sejak bertemu asik bercerita, memilih untuk pulang duluan.

“Gitu aja ya ceritanya, nanti kalau masih penasaran kita bisa ngobrol lagi. Saya pulang duluan, besok masih UN soalnya,” kata Amelia sambil beranjak dari tempat duduknya.

Wawancara eksklusif dengan Fela, gadis asal Indonesia yang menjual keperawanan seharga Rp 19 Miliar kepada orang Jepang
Wawancara eksklusif dengan Fela, gadis asal Indonesia yang menjual keperawanan seharga Rp 19 Miliar kepada orang Jepang (TRIBUNNEWS.COM/RICHARD SUSILO/CINDERELLA ESCORTS)

Gadis Indonesia Jual Keperawanan kepada Orang Jepang Seharga Rp 19 Miliar

Fela, gadis 21 tahun yang mengaku dari Indonesia dilelang oleh agen escorts di Jerman, Cinderella Escorts, senilai 1,2 juta Euro atau setara Rp 19 miliar.

Pemenang lelang ini atau pembeli yang berhak 'menikmati' Fela adalah pejabat atau politisi dari Jepang.

Pejabat Jepang menduduki peringkat teratas dalam lelang untuk mendapatkan Fela.

Selanjutnya, penawar tertinggi kedua dengan harga 1 juta euro dilakukan pengusaha real estate terkenal dari Hong Kong, dan penawar tertinggi ketiga dengan nilai 600 ribu euro oleh seorang aktor terkenal dari Mumbai.

"Pembeli tertinggi adalah politisi Jepang yang kaya raya, dia membeli Fela dengan harga tawaran 1,2 juta euro," kata eksekutif Cinderella Escorts khusus kepada Tribunnnews.com, Rabu (20/2/2019).

"Dari jumlah harga yang terjual tersebut Cinderella Escorts hanya dapat 20 persen saja jadi kami hanya mendapat 240.400 euro, selebihnya dipegang oleh Fela gadis Indonesia tersebut," katanya lagi.

"Tentu setelah dipotong pajak yang harus dibayarkan pula," tambahnya.

Karena pihak agensi (cinderella-escorts.com) telah memutuskan pemenangnya, maka dalam waktu dekat ini Fela akan bertemu dengan politisi terkenal Jepang tersebut sebagai pembeli dan penawar tertingginya 1,2 juta euro di sebuah hotel di Jerman.

Peminat gadis Indonesia ini ternyata sangat besar sekali dari para lelaki di dunia.

Dari penawaran yang dilakukan sejak 10 September tahun lalu sampai kini diputuskan pemenang lelangnya, ternyata sedikitnya 60 pengusaha kaya dunia telah mengajukan diri ikut lelang guna memiliki Fera yang yang berkulit coklat gelap manis tersebut.

Jati Diri Fela

Fela, si objek lelang yang mengaku dari Indonesia ini menjabarkan bahwa dirinya hanyalah gadis yang sederhana saja.

"Saya hanya gadis sederhana dan bukan dari orang kaya. Uang hanya ditujukan dan mau dipakai untuk mendukung keluarga saya.

"Keluarga kami adalah keluarga yang biasa, punya rumah punya mobil, hanya ingin jadi independen hidup saya.

"Itu saja dari pada saya berikan keperawanan yang kemudian meninggalkan hidup saya nantinya," kata Fela mengungkapkan tujuan menjual keperawanannya kepada Tribunnews.com, tahun lalu.

Fela dengan tinggi 160 cm, berat 53 kilogram, rambut hitam, buah dada ukuran biasa tidak pernah operasi, alamiah, mata kecoklatan, tidak bertato.

Kesukaan Fela adalah main bulutangkis, nonton film dan mendengarkan musik.

Sedangkan makanan ia mengaku menyukai steak dan seafood.

Minuman yang disukai adalah jus buah, milk tea, dengan parfum Dior yang disukai dan bunga mawar yang paling disukai.

"Keperawanan Fela telah diperiksa dokter dan telah ada sertifikatnya," kata sumber itu lagi.

Untuk Beli Rumah dan Nafkahi Keluarga

Sebelumnya, pada September 2018, Tribunnews.com melakukan wawancara eksklusif (khusus) dengan Fela.

Dalam wawancara itu, Fela menjual keperawanan kepada pembeli tertinggi sedikitnya 100.000 euro atau setara Rp 1,7 miliar sebagai tawaran lelang pertamanya.

"Ini adalah penawaran warga Indonesia yang pertama kali dilakukan oleh Cinderella Escorts, jasa perantara penjual keperawanan berbagai wanita di dunia," kata sumber Tribunnews.com dari Cinderella Escorts, Senin (10/9/2018).

Fela berusia 21 tahun ingin menjual keperawanannya untuk memberikan nafkah bagi keluarganya.

"Hai, nama saya Fela dari Indonesia berusia 21 tahun," kata Fela secara terbuka dalam video berdurasi 1 menit 11 detik.

Fela ingin mendapat kehidupan yang lebih baik, itulah sebabnya dia menjual keperawanannya.

Fela mengakui bukan tidak mungkin untuk menikah dengan pembelinya asalkan memang orangnya baik.

Berikut wawancara khusus Tribunnews.com dengan Fela yang disampaikan lewat Cinderella Escorts (CE), Selasa (11/9/2018).

T: Kalau dapat uang hasil menjual keperawanan lalu mau dipakai untuk apa uang tersebut?

J: Pertanyaan yang bagus.

Tergantung berapa banyak uang yang saya terima nantinya.

Mungkin 40 persen untuk membeli rumah sendiri, 20 persen untuk keluarga saya dan 20 persen untuk saya pakai sendiri dan sisanya untuk diinvestasi atau masukkan deposito.

T: Setelah bertemu dengan pembeli lalu bagaimana kelanjutannya, apakah akan menikahinya?

J: Pihak CE memang mengatur semua pertemuan dengan para lelaki kaya.

Apabila lelaki itu memang baik dan sukses serta gentleman, saya sih terbuka saja untuk dia, mungkin saja menikah.

Rencana saya kini hanya menghabiskan malam bersamanya, mengenal satu sama lain agar lebih baik dan akhirnya menjalani malam yang dinanti-nantikan.

T: Apakah kamu senang dengan apa yang dilakukan CE terhadapmu?

J: Tiap gadis berbeda-beda.

Dengan kata lain setiap orang harus punya keputusan sendiri.

Jadi ada saja yang menghendaki melakukan hubungan dengan minimal 100.000 euro tetapi tentu mungkin ada saja yang mau melakukan dengan gratis.

Saya membuat keputusan dan saya sangat senang dengan bantuan CE yang mendukung saya sepenuhnya.

T: Berapa lama waktu dibutuhkan sampai kamu dipromosikan CE sekarang ini?

J: Saya awalnya mendekati CE enam bulan lalu.

Perlu waktu memang untuk bisa CE akhirnya memutuskan saya.

Saya juga kirimkan sertifikat keperawanan saya dari dokter yang profesional.

Serta berbagai dokumen yang dibutuhkan diminta oleh CE.

Proses yang panjang sekali sangat ketat dan mereka cerita ke saya banyak yang ditolak oleh CE.

Tentu saja saya diminta membuktikan usia saya, identitas saya, bahkan juga mengecek psikologi saya apakah mental saya stabil.

Dan saya memang sudah yakin memutuskan tak akan berubah akan keputusan saya ini.

T: Apakah namamu Fela atau ada kata Fela dalam nama aslimu?

J: Nama Fela adalah nama untuk di CE ini dan saya tak akan mengungkapkan nama panggilan apalagi nama asli akan disembunyikan.

Untuk memperkenalkan cara menjual keperawanan gadis-gadis dunia, CE menerbitkan buku lewat Amazon berjudul "Selling my Virginity" dengan harga 23 dollar AS atau 11,25 dollar AS untuk versi kindle.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved