Breaking News:

Malang Raya

Inilah Nama Resmi Underpass Karanglo, Kelak juga Diberi Ornamen Khas Malangan

"Secara administratif, daerah ini masuk wilayah singosari, maka dari itu akan kami namai Underpass Singosari," ucapnya saat ditemui SURYAMALANG.COM

edgar
Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk Malang-Pandaan, Agus Purnomo, didampingi staf kerjanya, ketika meninjau lokasi proyek Underpass Karanglo, Selasa (2/4/2019) 

SURYAMALANG.COM, SINGOSARI - Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk Malang-Pandaan, Agus Purnomo, berencana memberikan ornamen dan hiasan khas Malangan di sepanjang jalur underpass.

Ia juga akan menamai underpass di simpang karanglo ini dengan nama Underpass Singosari.

"Secara administratif, daerah ini masuk wilayah Kecamatan Singosari, maka dari itu akan kami namai Underpass Singosari," ucapnya saat ditemui SURYAMALANG.COM, Selasa (2/4/2019).

Terkait dengan pemasangan ornamen dan hiasan itu, pihaknya akan mencari ide soal khas Malangan.

Agus juga tak ingin, nanti underpass ini terlihat polosan atau hanya sebatas underpass biasa saja.

"Malang ini Kota Wisata. Kami ingin Underpass ini mempunyai ciri khas tersendiri. Entah itu ornamen, relief seperti di Candi Singosari, topeng malangan yang penting harus ada nilai seninya," ucapnya.

Underpass Karanglo sendiri memiliki panjang sekitar 400 meter dengan lebar 8 meter.

Di dalam Underpass Karanglo itu akan dibuat empat jalur dengan masing-masing dua jalur di kanan dan kiri.

Dijelaskan Agus, dalam pembangunan Underpass ini pihaknya telah mengebor beberapa bagian-bagian di sekitar underpass sebelum melakukan pengecoran.

Hal itu dilakukan agar selama proses pembangunan proyek underpass, jalan di sekitar proyek ambles.

"Jadi, di kanan-kiri dinding underpass dan trowongan kami bor terlebih dahulu, kemudian kami cor agar kuat dan tidak ada resapan air. Kalau kami tidak melakukan hal itu, jalan utama yang digunakan selama masa pembangunan proyek akan ambrol seperti yang terjadi di Surbaya beberapa waktu lalu," ujarnya.

Agus optimis, pada awal Mei 2019 nanti underpass ini sudah mulai bisa difungsikan meskipun pembangunan belum 100 persen selesai.

"Pertengahan April kendaraan proyek kami harus sudah bisa melewati underpass. Setelah itu kami akan melakukan pengecoran jalan agar bisa dilewati oleh kendaraan umum. Pembangunan underpass ini ternyata lebih cepat dari rencana awal yang selesai pada pertengahan Mei," tandasnya.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved