Kabar Surabaya
Kronologi Penemuan Jenazah Pendaki SMKN 5 Surabaya yang Hilang di Gunung Arjuno sejak Desember 2018
Kronologi penemuan jenazah Faiqus , siswa SMKN 5 yang hilang di Gunung Arjuno, jenazah tinggal tulang belulang.
Penulis: Raras Cahyaning Hapsari | Editor: eko darmoko
Hingga kemudian dua hari setelah pendakian, keluarga mendapat kabar Faiqus Syamsi hilang dari rombongan, pada 19 Desember 2018.
Kronologi Faiqus Syamsi Hilang
SURYAMALANG.COM menghimpun data kronologis hilangsnya Siswa SMKN 5 Surabaya di gunung Arjuno sebagai berikut :
1. Survivor (Faiqus Syamsi) melakukann pendakian ke gunung arjuno melalui jalut Tretes pada 16 Desember 2018 bersama tujuh orang rekannya.
2. Rombongan survivor tercatat telah melakukan registrasi di pos pendakian Tretes pada 16 Desember 2018 pukul sekitar 09 .00 WIB.
3. Rombongan tiba di Lembang Kijang pada 17 Desember 2018 sekitar pukul 13.00 WIB
4. Rombongan melanjutkan pendakian menuju puncak gunung Arjuno dari Lembah Kijang sekitar pukul 16.00 WIB
5. Dalam perjalanan ke puncak dari Lembah Kijang rombongan terbagi dua kelompok berisi tiga orang dan satu orang menunggu di tenda . Survivor berada di kelompok kedua bersama dua rekannya
6. Kelompok satu tiba di puncak gunung Arjuno pada 18 Desember 2018 pagi.
7. Saat rombongan kelompok satu turun dari puncak gunung Arjuno pukul 11.00 WIB, dalam perjalanan turun bertemu dengan Survivor di area Pasar Setan atau Puncak Bayangan. Selanjutnya survivor mencari rombongan kelompok dua yang terpisah.
8. Sekitar pukul 13.00 WIB kelopok satu justru bertemu kelompok dua di kawasan blok Batu Besar, tapi tidak bertemu survivor. Dua rombongan melanjutkan turun ke Lembah Kijang.
9. Hingga pukul 20.00 WIB Survivor belum juga turun dan rombongan yang tersisa enam orang memutuskan turun gunung.
Sebelumnya diberitakan, Wakil SMKN 5 Surabaya bidang Manajemen Sekolah, Anton Sujarwo, membenarkan sejumlah siswanya memang pergi mendaki ke Gunung Arjuno dan salah satu siswanya dinyatakan hilang.
"Memang siswa kami, tapi ini sudah memasuki masa liburan. Mereka liburan sendiri bukan ekskul atau kegiatan sekolah lain," ungkapnya dikonfirmasi SURYAMALANG.COM.