Kabar Gresik

Sepuluh Ponpes Di Gresik Terima Program Kelompok Tani Santri Milenial Dari Kementerian Pertanian

Sebanyak 10 Pondok Pesantren di Kabupaten Gresik menerima bantuan program Kelompok Tani Santri Milenial (KTSM) dari Kementerian Pertanian.

Sepuluh Ponpes Di Gresik Terima Program Kelompok Tani Santri Milenial Dari Kementerian Pertanian
TribunJatim.com/Willy Abraham
Dosen Poltabang Malang, Luki Amar Hendrawati saat memberikan sambutan dalam Bimtek program KTSM di Ponpes Qonaah, Sabtu (13/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Sebanyak 10 Pondok Pesantren di Kabupaten Gresik menerima bantuan program Kelompok Tani Santri Milenial (KTSM) dari Kementerian Pertanian. Sebanyak 100 santri perwakilan 10 Ponpes di Gresik yang telah dipilih di berikan bimbingan teknis (Bimtek) di Pondok Pesantren Qonaah.

Bimtek tersebut berjalan selama dua hari, terhitung mulai hari ini, Sabtu (13/4/2019) hingga besok Minggu (14/4/2019).

10 ponpes tersebut adalah PP Mambaul Ulum, PP Miftahul Ulum, PP Al-Karimi, PP Robithotul Ashfiya, PP Al-Muniroh, PP Mamba'ul Ihsan, PP Al-Miftah, PP Al-Hikmah, PP Daruttaqwa dan PP Salafy Al Fitroh.

Dalam Bimtek, para santri akan mendapatkan pengetahuan dan kiat sukses beternak ayam Joper (jowo super). Nantinya proses beternak 100 persen akan dikelola oleh santri dan di sebuah lahan di pondok pesantren masing-masing.

Terkait bau tidak sedap maupun limbah dari beternak ayam, mereka juga akan mendapat materi tentang mengatasi hal itu. Semua sudah ada cara maupun teknologi untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Mereka akan diberi modal sebesar Rp 3 juta untuk membuat kandang ayam. Setiap ponpes akan mendapat 500 ekor ayam berusia 4 minggu. Pakan maupun vitamin ayam juga akan diberikan secara cuma-cuma kepada masing-masing ponpes.

Maka dari itu, pendampingan Bimtek agar saat kembali ke ponpes masing-masing para santri yang kebanyakan generasi milenial dapat langsung mempraktikan.

Dosen Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, Luki Amar Hendrawati mengaku pihaknya merupakan kepanjangan tangan pemerintah pusat dari Kementerian Pertanian untuk melakukan bimbingan kepada para santri.

Di Kabupaten Gresik sendiri yang memiliki total 65 ponpes hanya 10 yang terpilih, dikarenakan hanya ponpes yang memiliki lahan yang bisa mendapatkan program KTSM. "Para santri bisa meneruskan pertanian yang ada di Indonesia," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved