Kabar Surabaya
UPDATE Kasus Bayi Tertukar di Surabaya, Pihak RSUD Dr Soetomo Ambil Langkah Tes DNA
Kasus bayi tertukar di Surabaya, masih terus bergulir, saat ini RSUD Dr Soetomo memilih melakukan langkah cepat menyelesaikan kasus ini.
Penulis: Raras Cahyaning Hapsari | Editor: Dyan Rekohadi
1. Bermula dari Kabar Bahagia
M Sholeh, pengacara keluarga menuturkan, geger 'bayi yang tertukar' itu awalnya didahului dengan berita gembira.
Pasangan dari keluarga sederhana ini sangat merindukan bayi perempuan.
Saat mengandung anak kelima, mereka berharap bayi tersebut perempuan.
Perawat atau dokter pada Jumat malam begitu bayi lahir sesar, mereka memberi tahu ke Mughni, bayinya lahir perempuan.
Namun sang orangtua ini tidak bisa menemui bayinya karena mereka takut.
"Ini dari keluarga kurang mampu," kata Sholeh.
Anam, putra pertama Mughni menuturkan, malam itu orangtuanya ingin mengadzani.
Namun hingga dini hari kemudian baru bisa menggendong anak bayinya.
Saat itu keluarga sudah percaya kalau bayi itu perempuan.
2. Terungkap Berkat Ucapan Tetangga
Peristiwa bayi tertukar di Surabaya ini terungkap karena ucapan para tetangga dan sanak saudara.
Sejumlah saudara dan tetangga berniat menjenguk kelahiran anak kelima pasangan Mughni-Romlah.
Mereka sudah mendapat kabar kalau keluarga ini melahirkan bayi perempuan.
Saat itu, bayi sudah dalam gendongan sang ibu. Apalagi sejumlah famili dan tetangga menjenguk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/heboh-bayi-yang-tertukar.jpg)