Kabar Surabaya
UPDATE Kasus Bayi Tertukar di Surabaya, Pihak RSUD Dr Soetomo Ambil Langkah Tes DNA
Kasus bayi tertukar di Surabaya, masih terus bergulir, saat ini RSUD Dr Soetomo memilih melakukan langkah cepat menyelesaikan kasus ini.
Penulis: Raras Cahyaning Hapsari | Editor: Dyan Rekohadi
Ia menegaskan selama proses operasi yang tergolong darurat ibu bayi dibius total.
Sementara prosedur RSUD Dr Soetomo tidak memperbolehkan suami mendampingi di dalam ruang operasi.
"Jadi kami masih mengkaji dari mana sumber perbedaan informasi ini."
"Karena secara administrasi sudah benar. Kami usahakan secepatnya tuntas,"paparnya.
5. Keluarga Bayi Ragu
Hingga saat ini, pihak keluarga bayi masih ragu dengan identitas bayi tersebut.
Khoirul Anam (19), anak tertua keluarga menuturkan, orang tuanya sampai saat ini masih ragu kalau bayi tersebut adalah adiknya.
"Kami kok tidak percaya," ungkap Anam kepada SURYA.co.id, Senin (15/4/2019).
Bayi yang hingga kini belum diberi nama itu masih dirawat di RSUD Dr Soetomo.
Di RS milik Pemprov Jatim itu, bayi dari pasangan Muh Mughni dan Siti Romlah, warga Pegirian, Kecamatan Semampir, masih dirawat.
6. Keterangan Pihak RSUD Dr Soetomo
Saat ini pihak RSUD Dr Soetomo masih memeriksa kasus dugaan bayi tertukar di Surabaya ini.
Humas RSUD Dr Soetomo, dr Pesta Parulian, mengungkapkan, proses penanganan bayi setelah operasi caesar dikatakannya sesuai prosedur.
Namun, pihaknya masih menelusuri kebenaran kabar adanya pasien yang merasa mendapat kabar anaknya perempuan tetapi setelah dipertemukan berjenis kelamin laki-laki.
"Kami perlu menelusuri dari mana berita tersebut dan masih memeriksa dokumen rekam medis bayi yang bersangkutan."
"Apakah benar bayi tersebut tertukar atau ada misinformasi," kata Pesta, Senin (15/4/2019).
Penulusuran tersebut meliputi kapan bayi tersebut lahir, siapa dokter yang menganangi hingga perawat yang memberikan informasi.
Dari situ, lanjutnya, bisa diketahui apakah ada informasi yang salah atau belum tepat.
"Kalau nanti harus ada pembuktian, kami bisa buktikan bayi itu tidak tertukar," urainya.
Ia menegaskan hingga Senin (15/4/2019), tidak ada pihak kuasa hukum yang datang ke rumah sakit yang menanyakan kasus tersebut.
Pihaknya juga masih mencari informasi dan keterangan lebih lanjut dari pihak orangtua yang masih mengurus administrasi di rumah sakit.
"Biasanya operasi caesar. Bayi akan segera dipertemukan dengan orangtua dan ditentukan jenis kelaminnya," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/heboh-bayi-yang-tertukar.jpg)