Kabar Surabaya

Pembela Vanessa Angel Tuntut Kehadiran Rian Subroto, Jangan Lips Service Saja!

Penasehat hukum Vanessa Angel:kami tidak mau polisi memberikan keterangan yang palsu.

Pembela Vanessa Angel Tuntut Kehadiran Rian Subroto, Jangan Lips Service Saja!
Tribunnews.com
Vanessa Angel 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Abdul Malik, salah satu penasehat hukum Vanessa Angel, menilai dakwaan yang ditujukan kepada kliennya begitu janggal. Oleh sebab itu dia meminta JPU untuk membuktikan dakwaan tersebut pada sidang selanjutnya.

“Jangan lips service (omongan belaka) saja, karena kami tau dalam dakwaan itu menyebut nama-nama orang. Bila tidak ada dalam persidangan kami meminta pertimbangan kepada majelis supaya Vanessa dibebaskan,” bebernya, Rabu, (24/4/2019).  

Selain itu, Malik mengungkapkan kondisi Vanessa yang sedang mengalami sakit jadi tidak bisa banyak berkomentar. Pada sidang selanjutnya pihaknya akan mengajukan eksepsi dan peralihan penahanan.

"Besok pada sidang hari Senin (29/4/2019 mendatang kami akan mengajukan eksepsi. Kami juga mengajukan peralihan penahanan," lanjutnya.

Fakta-Fakta Surat Terbuka Sopir Truk Untuk Jenderal Tito, Ngaku Dipalak dan Direspon Polri

Irwan Mussry Pakai Hoodie Seharga Avanza, Berbanding Terbalik dengan Tote Bag Maia Estianty

Sahabat Reino Barack Singgung Soal Kehamilan Syahrini, Jawaban Mantan Luna Maya Cuma 1 Kata

Pengguna Jasa Prostitusi Online Rian Subroto Buron, Vanessa Angel Gelar Sayembara Berhadiah Umroh  

Sekarang Berhijab, Melody Eks JKT48 Kebanjiran Job Brand Muslim

Tidak hanya itu, Malik meminta kepada pihak kepolisian untuk tidak main-main. Pihaknya meminta untung mengungkap sosok Rian Subroto.

"Kami minta polisi jangan main-main masalah ini, kalau vanessa ini korban aja. Siapa itu Rian Subroto, jangan di DPO, kalau dia di DPO waktu di BAP, yang kami terima dari Vanessa itu, muka Rian bukan yang di berita acara itu, yang dituntun oleh jaksa pakai selimut, bukan orang itu. Jadi kita ini tidak mau berita ini hoax, kami tidak mau polisi memberikan keterangan yang palsu. Karena ingat, dia ini wanita. Ibu kita ini wanita, kalau dia begini saya pastikan orang-orang tidak mengikuti prosedur hukum uni akan mendapat laknat," jelas Malik.

Malik juga mengimbau kepada kejaksaan, jika proses hukum Vanessa ini sudah P21 di Kejaksaan, maka pihaknya meminta komitmen kejaksaan untuk menghadirkan bukti-bukti atau saksi-saksi yang ada.

"Kalau sudah P21 itu, komitmen jaksa harus menghadirkan, kalau tidak bisa menghadirkan biar hakim yang memutus," pungkasnya. Syamsul Arifin

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved