Pemilu 2019

Dari Artis hingga Politisi Senior, Berikut Caleg Yang Berpotensi Tak Lolos Ke DPR Dari Dapil Jatim

Sejumlah tokoh dan politisi senior yang maju dari daerah pemilihan Jawa Timur terancam tak lolos ke DPR RI.

Dari Artis hingga Politisi Senior, Berikut Caleg Yang Berpotensi Tak Lolos Ke DPR Dari Dapil Jatim
SURYAMALANG.COM/Galih Lintartika
Suasana Pemilu 2019 di TPS rumah adat Suku Tengger, Rabu (17/4/2019) lalu. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Sejumlah tokoh dan politisi senior yang maju dari daerah pemilihan Jawa Timur terancam tak lolos ke DPR RI. Berdasarkan catatan Suryamalang.com, mereka berlatarbelakang artis hingga mantan birokrat yang kenyang pengalaman di pemerintahan.

Berikut beberapa di antaranya:
1. Priyo Budi Santoso
Priyo Budi Santoso adalah mantan Wakil Ketua DPR RI periode 2009-2014. Namun, mantan Anggota Fraksi Partai Golkar ini gagal melenggang ke DPR di periode 2014-2019 dari Daerah Pemilihan Jatim 1 (Surabaya-Sidoarjo).

Pada pemilu 2019, Priyo berpindah ke Partai Berkarya dengan menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjend) DPP Berkarya. Di partai besutan Tommy Soeharto tersebut, Priyo menjadi Caleg juga dari Dapil Jatim 1.

Namun, sama seperti pemilu sebelumnya, Priyo berpotensi kembali gagal ke DPR. Sejumlah lembaga survei yang telah melakukan quick count hasil pemilu menyebut bahwa partainya gagal memenuhi ambang batas parlemen, sebesar empat persen.

2. Anton Setiadji
Irjen Pol (Purn) Anton Setiadji adalah mantan Kapolda Jatim periode 2015-2016. Tak hanya di Jatim, Anton juga pernah mengepalai kepolisian di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (2014-2015), hingga Bangka Belitung (2009-2010).

Usai purna dari kepolisian, ia lantas bergabung dengan Partai Berkarya. Di partai berlambang pohon beringin ini, Anton menjabat Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Berkarya Jatim.

Tak hanya ikut membesarkan Berkarya, pria kelahiran Malang ini maju sebagai Caleg DPR RI dari daerah pemilihan Jatim 4 (Lumajang, Jember). Sayang, sama seperti Priyo, Anton berpotensi gagal ke DPR. Sejumlah lembaga survei yang telah melakukan quick count hasil pemilu menyebut bahwa partainya gagal memenuhi ambang batas parlemen, sebesar empat persen.

3. Angela Herliani Tanoesoedibjo dan Jessica Herliani Tanoesoedibjo
Angela Herliani Tanoesoedibjo dan Jessica Herliani Tanoesoedibjo adalah dua bersaudara putri dari Hari Tanoesoedibjo. Hari Tanoesoedibjo (HT) adalah bos media yang juga menjadi Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo).

Pada pemilu kali ini, Angela yang merupakan putri pertama HT maju sebagai Calon Legislatif Partai Perindo untuk DPR RI dari daerah pemilihan Jatim 1 (Surabaya-Sidoarjo) nomor urut 1. Sedangkan Jessica, putri ketiga HT, maju sebagai Caleg DPR RI Partai Perindo dari Dapil Jatim VII (Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Magetan, dan Ngawi), nomor urut 2.

Sayangnya, target mereka untuk lolos ke parlemen kemungkinan gagal. Penyebabnya, sejumlah lembaga survei menyebut hasil quick count pemilu untuk Perindo di bawah ambang batas parlemen sebesar empat persen.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved