Kabar Jombang

Pembajak WhatsApp Wartawan SURYA Minta Transfer Uang ke Rekening Bank CIMB Niaga 705423126900

meminta kiriman uang dengan cara transfer ke rekening Bank CIMB Niaga dengan nomor 705423126900 atas nama Sulkifli.

Pembajak WhatsApp Wartawan SURYA Minta Transfer Uang ke Rekening Bank CIMB Niaga 705423126900
Sutono
Tarie, wartawan Jombang, memperlihatkan chat dengan pembajak WA wartawan Surya. 

SURYAMALANG.COM, JOMBANG - Nomor WhatsApp wartawan SURYA yang bertugas Jombang, Sutono Abdillah, dibajak orang tak dikenal.

Pelaku kemudian mengirim chat (obrolan) ke kolega Sutono untuk meminta uang.

Ada puluhan orang yang menerima chat dari pelaku dengan menggunakan nomer WA milik Sutono yang juga Ketua PWI Jombang itu. Pelaku meminta agar dikirimi uang Rp 2 Juta. Janjinya, uang tersebut akan dikembalikan esok hari.

Bukan hanya kalangan wartawan, sejumlah petinggi Polres Jombang juga mendapatkan chat bermodus penipuan itu.

"Saya mendapat kiriman chat dari akun WA Mas Sutono. Tapi aneh, dia pinjam uang Rp 2 juta. Padahal, sebelumnya tidak pernah seperti itu. Akhirnya saya konfirmasi ke teman-teman lain. Ternyata juga mendapat chat serupa," ujar Muji Lestari, salah satu wartawan di Jombang, Kamis (25/4/2019).

Pelaku yang belum diketahui identitasnya ini meminta kiriman uang dengan cara transfer ke rekening Bank CIMB Niaga dengan nomor 705423126900 atas nama Sulkifli.

"Saya menolak kirim. Karena yakin itu modus penipuan," kata jurnalis yang akrab dipanggil Tari ini.

Hal serupa dialami oleh Syaiful Mualimin, rekan korban yang lain. Wartawan JTV ini mengaku dimintai uang sebesar Rp 1 juta oleh pembajak.

Beruntung, Syaiful yang juga anggota Panwascam Diwek ini segera konfirmasi ke rekan lain. Sehingga tidak percaya chat abal-abal itu.

"Banyak teman yang mendapat chat serupa. Tapi semuanya tidak ada yang mentransfer. Karena modus penipuan itu langsung kita share ke grup WA. Dari situ banyak yang mengaku mendapatkan chat serupa," ujar Syaiful.

Sutono Abdillah membenarkan bahwa akun WA miliknya dibajak orang tak dikenal.

Saat kejadian, dirinya sedang liputan rekapitulasi hasil pemungutan suara di sejumlah kecamatan. Sutono meminta kepada semua pihak yang mendapat chat yang mengatas namakan dirinya agar mengabaikannya.

"HP saya tidak hilang, masih saya pegang. Memang ada yang membajak, tolong informasikan ke publik dan grup lainya bahwa itu bukan saya," pungkas Sutono.

Penulis: Sutono
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved