Kabar Surabaya

Kebun Binatang Surabaya Akan Bikin Pintu Masuk Baru Lewat Underpass Joyoboyo

Pintu masuk baru di area belakang KBS (tepat di sisi Kampung Bumiarjo), setelah terealisasinya pembangunan underpass Joyoboyo.

ahmad zaimul haq
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, melihat lokasi proyek underpass Joyoboyo di antara Terminal Joyoboyo dan Kebun Binatang Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Chairul Anwar, Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (KBS) membenarkan soal pintu masuk baru di area belakang KBS (tepat di sisi Kampung Bumiarjo), setelah terealisasinya pembangunan underpass yang menghubungkan Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) dan KBS.

Menurut Chairul Anwar, rencana pembangunan underpass oleh pemerintah Kota Surabaya ini jelas jadi momen rebranding KBS.

"Yang jelas rebranding KBS Insyaallah tercapai. Jadi pembangunan underpass ini sebagai titik sirkulasi pertemuan, para pengunjung KBS ataupun masyarakat kota Surabaya khususnya. Lebih menarik lagi nanti ada Plaza, ada juga jalan-jalan setapak pedestrian yang agak lebar. Tentunya akan mempercantik posisi yang selama ini dikatakan zona yang kurang menarik dan menjadi kawasan terbuka hijau," kata Cahirul Anwar saat ikut sidak underpass Joyoboyo - KBS bersama Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, Rabu (1/5/2019)

Selain itu lanjut pria berkacamata ini, pembangunan underpass nantinya akan memberikan nilai tambah pada wilayah sekitar, baik secara ekonomi atau pariwisata.

"Khususnya untuk Kebun Binatang Surabaya dan tentunya kemarin pintu belakang yang kurang menarik, malah menjadi pintu utama untuk menarik perhatian seluruh masyarakat kota Surabaya maupun luar kota," tambahnya.

Selain itu pembangunan TIJ dan underpass menjadi solusi KBS yang selama ini kekurangan parkir. Choirul Anwar mengakui jika selama hari libur dan hari-hari besar, pengunjung ramai dan susah mendapatkan tempat parkir.

"Makanya itu, nanti Insya Allah bulan Desember 2019 selesai Park and Ride yang ada di Joyoboyo, sehingga bisa langsung digunakan. Nanti kita harapkan untuk bus ataupun kendaraan besar itu bisa masuk ke sini (Park and Ride di TIJ) semua. Jadi yang masuk ke wilayah putaran Diponegoro dan Jalan Setail itu kendaraan sepeda motor," terangnya.

Agar bisa menampung lebih banyak lagi kendaraan roda dua, Choirul Anwar mengaku berencana membuat tempat parkir baru yang lebih representative.

"Kebetulan pengunjung dengan kendaraan sepeda motor sangat banyak, kita akan buat yang menarik, yang bertingkat, karena Bu Wali (Tri Rismaharini) juga pesan buat tempat parkir yang menarik. Nanti tempat parkir kita kemas dengan mengacu eco green, karena ini wilayah zona hijau," tegasnya.

Sebagai informasi, menurut Choirul Anwar jumlah pengunjung KBS terus bertambah. Tahun lalu pengunjung mencapai 2 juta 10 ribu orang, semwntara tahun ini KBS target pengunjunh mencapai 2 juta 500.

Sebagai informasi, Pemerintah Kota Surabaya berencana membangun proyek underpass sepanjang 170 meter yang menghubungkan TIJ dengan KBS lewat pintu belakang. Underpass ini berfungsi untuk pejalan kaki dan para pengunjung KBS.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved