Kabar Blitar

Wisatawan Asal Kota Batu Tewas Tenggelam Setelah Disapu Ombak Pantai Serang Blitar

Meski korban berhasil diselamatkan dengan cepat oleh petugas pantai, namun akhirnya nyawanya tak tertolong saat dalam perjalanan ke Puskesmas.

Wisatawan Asal Kota Batu Tewas Tenggelam Setelah Disapu Ombak Pantai Serang Blitar
suryamalang.com/Imam Taufik
Wisatawan korban saat dievakuasi petugas setelah tenggelam digulung ombak pantai Serang Blitar. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Duka mendalam menyelimuti rombongan jamaah gereja asal Kota Batu. Salah seorang rombongannya, Sarly Elias Latuhamina (51) tewas tersapu ombak Pantai Serang, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, Rabu (1/5) siang.

Meski korban berhasil diselamatkan dengan cepat oleh petugas pantai, namun akhirnya nyawanya tak tertolong. Saat dalam perjalanan ke Puskesmas Panggungrejo, korban menghembuskan nafas terakhir.

"Begitu tersapu ombak, hanya berselang sekitar 10 menit, korban berhasil ditemukan. Namun, nyawanya tak terselamatkan ketika dibawa ke Puskesmas Panggungrejo. Korban meninggal dalam perjalanan ke puskemas itu," kata. AKP Edi Sumartono, Kapolsek Panggungrejo.

Menurutnya, kejadian nahas itu berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB. Itu selang sekitar dua jam setelah korban tiba bersama rombongan di pantai Blitar selatan. Korban sendiri ke pantai itu bersama rombongan berjumlah sekitar 100 orang, dengan menumpang sekitar 10 mobil pribadi.

Mereka itu adalah rombongan jamaah gereja asal Kota Batu. Mereka sedang liburan dengan menggelar kegiatan family gathering.

Tiba di pantai, yang saat itu ramai pengunjung, rombongan korban menggelar kegiatan berjamaah. Setelah itu, baru acara santai, dengan jalan-jalan di tepi pantai. Di saat para jamaah lainnya, sedang menikmati deburan ombak pantai, entah siapa yang mengajaknya, korban menjebur ke tepi pantai. Meski tak mandi atau melepas bajunya, namun posisi korban agak menengah.

"Oleh para petugas pantai, korban sudah diperingatkan, termasuk teman-temannya juga sudah melarang. Namun, entah mengapa, korban kok tetap bermain main di tepi pantai," ungkapnya.

Tak berselang lama, tiba-tiba datang ombak besar dan langsung menggulung korban. Di saat tersapu ombak itu, korban masih sempat berteriak-teriak minta tolong, sambil tangannya ke atas yang menandakan korban minta tolong. Sesaat kemudian, tubuh korban hilang terseret ombak.

Melihat ada orang tenggelam, petugas pantai langsung mengejarnya, dengan berenang. Hanya berselang sekitar 10 menit, lima petugas pantai itu menemukan tubuh korban, yang belum jauh dari TKP tenggelamnya.

Selanjutnya, tubuh korban diangkat ke tepi pantai. Namun, saat perjalanan ke Puskesmas Panggungrejo, korban keburu meninggal dunia. "Kata teman-temannya, korban diduga tak bisa berenang," pungkasnya.

Penulis: Imam Taufiq
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved