Kabar Surabaya

Galuh Kirana Mulai Usaha Persewaan Gaun Pengantin dengan Tak Tik Kue Brownies

Mahasiswa jurusan Ekonomi Syariah Universitas Airlangga (Unair), Galuh mengaku ketertarikannya dalam bisang fashion sangat dipengaruhi oleh keluarga

Galuh Kirana Mulai Usaha Persewaan Gaun Pengantin dengan Tak Tik Kue Brownies
ist
Nurhayati Dwi Kirana atau yang akrab disapa Galuh Kirana, pemilik Galuh Kirana Bridal Surabaya. 

"Itu tak tik saya waktu itu gimana caranya supaya bisa dapat dana untuk usaha persewaan busana. Ternyata benar, dari proposal kue brownis itu, dananya cair, langsung saya putar modal awal itu untuk usaha persewaan busana," papar Galuh.

Diungkapkanya, modal awal yang didapatkannya sebesar Rp 5 juta. Dengan uang itu, hal pertama yang dibelinya adalah manekin, sebanyak lima buah.

"Karena, untuk persewaan busana kan model busana itu penting. Nah model busana itu akan kelihatan lebih bagus kalau ditaruh di manekin daripada digantung, jadi begitu dapat modal, saya langsung beli lima manekin," jelasnya.

Promosikan Koleksi Busana Sewaan dengan Ikut Lomba dan Dukung Budang Usaha Lainnya

Nurhayati Dwi Kirana atau yang akrab disapa Galuh Kirana (kanan), pemilik Galuh Kirana Bridal Surabaya.
Nurhayati Dwi Kirana atau yang akrab disapa Galuh Kirana (kanan), pemilik Galuh Kirana Bridal Surabaya. (ist)

Memulai usaha persewaan busana sejak tahun 2017, Galuh Kirana Bridal menjadikan lomba sebagai salah satu metode promosi yang dianggapnya cukup efektif.

Galuh Kiranamengatakan, ia termasuk cukup sering mengikuti beberapa lomba fashion di Surabaya. Perlombaan terakhir yang diikutinya adalah Aksesoris Batik Surabaya 2019 di Royal Plaaza.

"Saya kalau ada lomba, sebisa mungkin untuk ikut. Yang dikejar bukan hanya juara, yang paling penting sebenarnya lomba itu jadi ajang untuk promosi gaun, mengenalkan koleksi Galuh Kirana Bridal ke masyarakat lebih luas," ujarnya.

Imbuhnya, mengikuti perlombaan fashion juga menjadi dorongan untuk berkreatifitas lebih dalam produksi gaun pengantin. Dari pengalaman yang sudah-sudah, menurut Galuh, lomba mengantarkannya pada orang-orang baru yang di kemudian hari menjadi klien setianya.

Selain itu, Galuh pun mempromosikan koleksi busananya dengan memberikan dukungan kepada pelaku usaha lainnya, antara lain make up artist (MUA) dan fotografer. Ia akan memberikan penawaran khusus untuk untuk MUA atau fotografer yang tertarik mengenakan busananya.

"Kan nggak semua MUA itu punya gaun sendiri ya mbak. Nah saya mencoba masuk di situ, kalau ada MUA yang butuh gaun atau fotographer butuh gaun untuk bikin portofolio, saya akan dengan senang hati support mereka. Karena itu kan juga bisa jadi salah satu media promosi saya," papar Galuh.

Halaman
123
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved