Breaking News:

Kabar Pasuruan

Rapat Terbatas, Bupati Pasuruan Keluarkan 21 Poin Kesepakatan Bersama Sambut Ramadhan

Ada 21 poin utama yang akhirnya disetujui sebagai surat edaran, dan langsung ditandatangani oleh Bupati Irsyad Yusuf dan semua yang hadir.

suryamalang.com/Galih Lintartika
Bupati Pasuruan gelar rapat terbatas dengan Forkopimda dan tokoh agama serta masyarakat di Kabupaten Pasuruan 

Bagi masyarakat yang menjual dan atau menyediakan takjil agar tidak mengganggu ketertiban dan ketentraman pengguna fasilitas umum.

Kepada pengusaha hiburan (bioskop, karaoke, bilyard atau bola sodok, playstation atau persewaan permainan video game, diskotik dan sejenisnya) dan panti pijat dilarang melakukan aktifitas selama Bulan Suci Ramadlan.

Dilarang membuat, menjual, menyimpan dan membunyikan petasan atau mercon dan sejenisnya demi menjaga keselamatan, keamanan, ketertiban, serta ketentraman masyarakat.

Mengumandangkan takbir dan tahmid dengan tertib dan hikmat pada malam Idul Fitri 1439 H / 2018 M, di fokuskan di tempat-tempat ibadah di lingkungan masing-masing dan tidak melakukan kegiatan takbir keliling dengan menggunakan kendaraan bermotor.

Bagi yang tidak mengindahkan ketentuan yang sebelumnya, akan mendapat teguran dan atau sanksi hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Apabila ada dan ditemukan pelanggaran pada poin 19 agar dilaporkan pada pihak yang berwenang. Untuk penentuan 1 Ramadhan/1 Syawal menunggu keputusan pemerintah.

Bupati Irsyad Yusuf mengatakan, kesepakatan tersebut telah mewakili semua aspirasi dan keinginan semua pihak untuk menjadikan Bulan Ramadhan sebagai bulan penuh dengan amal ibadah, sehingga tidak terganggu dengan hal-hal yang dapat meresahkan masyarakat.

“Kita tidak saja menghimbau, tapi melarang balapan liar, melarang menjual makanan minuman sebelum pukul 3 sore, apalagi tempat karaoke, klub, diskotik sangat kami larang. Kalau sampai dilanggar, maka pihak kepolisian yang akan bertindak, karena ini sudah ada dalam isi kesepakatan,” kata Irsyad, sesaat setelah penandatanganan kesepakatan selesai dilakukan.

Oleh karena itu, Irsyad mengajak kepada seluruh umat islam di Kabupaten Pasuruan untuk sama-sama menyemarakkan Bulan Ramadhan dengan kegiatan-kegiatan religi. Tak hanya itu saja, kepada masyarakat lain, Irsyad juga menghimbau untuk menghormati umat islam yang tengah berpuasa.

“Sebagai umat beragama, mari kita sama-sama saling toleransi satu sama lain. Karena Islam itu sangat indah. Semua agama mengajarkan akan pentingnya toleransi. Mari kita hormati bulan Ramadhan sebagai bulan suci,” imbuhnya. 

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved