Minggu, 26 April 2026

Malang Raya

Suka Dengan Adiknya Sendiri, Diduga Jadi Penyebab Sugeng Stres Dan Sempat Diusir Warga Jodipan

Sejak ditinggal meninggal dunia oleh kedua orangtuanya, Sugeng sering menyenderi. Gangguan jiwa yang diderita Sugeng berawal dari menyukai adiknya.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Achmad Amru Muiz
suryamalang.com/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Muhammad Luthfi, Ketua RW 06 Kelurahan Jodipan saat menunjukkan tulisan Sugeng yang terdapat di sebuah rumah kosong yang terletak di Jalan Jodipan Wetan Gang Ill, Blimbing Kota Malang. Kamis (16/5). 

Saat masih tinggal disana juga, Sugeng dikenal sebagai orang yang memiliki gangguan jiwa.

Berdasarkan kesaksian Narko (51), yang dulu tetangga Sugeng mengatakan, Sugeng pernah membakar rumahnya sewaktu masih tinggal di Jodipan.

"Sugeng ini dari dulu selalu bikin gempar warga. Bahkan, Sugeng juga pernah diusir dari sini (Jodipan) sekitar 7-8 tahun lalu," ujarnya.

2. Potong Lidah Pacar

Gelagat sadir Sugeng (49) bukan kali ini saja terlihat saat dirinya terciduk sebagai pelaku mutilasi Pasar Besar Kota Malang.

Sebelumnya, menurut kesaksian mantan tetangga Sugeng yang tinggal di Jodipan, pria berusia 49 tahun tersebut pernah melakukan aksi sadis lainnya yaitu memotong lidah kekasihnya.

3. Pukul Ayah Pakai Palu

Selain aksi mutilasi dan memotong lidah pacar, Sugeng pun diketahui telah melakukan aksi sadis lainnya.

Kali ini melibatkan anggota keluarganya sendiri yaitu ayahg Sugeng.

Menurut keterangan Narko, Sugeng pernah memikil kepala ayahnya menggunakan palu.

4. Penyakit (Gila) Turunan

Narko yang merupakan mantan tetangga Sugeng yang rumahnya berdempetan paham betul dengan kondisi dan gelagat Sugeng.

Narko mengatakan jika sejak dulu Sugeng memiliki kelainan penyakit (gila) turunan.

Ternyata tak hanya Sugeng yang mengalami ini, namun juga beberapa anggota keluarganya yang lain juga memiliki penyakit dan sifar aneh seperti sugeng.

"Amit sewu, sepertinya gangguan ini sudah menggaris di keluarganya. Buktinya keluarganya saja sudah tidak tahu menahu," ungkap Narko.

Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi di Pasar Besar Kota Malang saat ditangkap polisi, Rabu (15/5/2019)
Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi di Pasar Besar Kota Malang saat ditangkap polisi, Rabu (15/5/2019) (Polres Malang Kota)
Sumber: SuryaMalang
Halaman 3/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved