Kabar Blitar

Baru Berusia 28 Tahun, Tapi Pria Asal Blitar Ini Sudah 7 Kali Masuk Penjara Karena Kasus Jambret

Yusron Efendi alias Pendik(28) sudah tujuh kali mendekam di penjara karena kasus penjambretan.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Zainuddin
shutterstock
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Yusron Efendi alias Pendik(28) sudah tujuh kali mendekam di penjara karena kasus penjambretan.

Kini pria asal Desa Wonorejo, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar ini harus meringkuk di sel tahanan Polres Blitar Kota.

Pendik ditangkap polisi karena merampas kalung emas milik seorang ibu rumah tangga di Jalan Lekso, Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, Sabtu (18/5/2019).

“Tersangka adalah spesialis jambret. Dia sudah tujuh kali ini masuk penjara karena menjambret.”

“Semua kasusnya ditangani Polres Blitar Kota. Dia baru empat bulan lalu keluar penjara,” kata AKBP Adewira Negara Siregar, Kapolres Blitar Kota kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (22/5/2019).

Dalam aksinya, Pendik keliling naik motor untuk mencari sasaran.

Setelah menemukan target, Pendik akan membuntutinya.

Saat kondisi lokasi sepi, dia akan memepet korban menggunakan motor.

Selanjutnya, Pendik menarik kalung emas yang dipakai korban.

Pendik ditangkap berkat rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi penjambretan.

Dari rekaman CCTV itulah polisi mengenali motor yang dipakai Pendik ketika beraksi.

Dari ciri-ciri sepeda motor itu, polisi mencurigai Pendik sebagai pelakunya.

“Kami menangkap tersangka di rumahnya. Saat penggeledahan, kami menemukan motor Yamaha Vixion, helm, dan kalung emas yang dirampas dari korban,” ujar Adewira.

Sementara itu Pendik mengakui sudah tujuh kali ini masuk penjara karena menjambret.

Tetapi dia sudah tidak ingat semua lokasi penjambretan yang pernah dilakukan.

Dia hanya ingat pernah beraksi di dekat Alun-alun Kota Blitar, di jalan selatan Pasar Hewan Dimoro, Jalan Bengawan Solo, dan terakhir di Jalan Lekso.

Dia merampas perhiasan, ponsel, dan dompet dari korbannya.

“Uangnya sudah habis untuk senang-senang,” kata Pendik.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved