Nasional
6 Update Terkini Aksi Damai 22 Mei di Jakarta, Sempat Terjadi Perang Batu dan Gas Air Mata
Update Terkini Aksi Damai 22 Mei di Jakarta, Sempat Terjadi Perang Batu dan Gas Air Mata
Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
Diketahui jika pasangan Jokowi-Maruf menang atas pasangan Prabowo-Sandi dalam rekaitulasi suara pemilu Pilpres 2019.
Oleh sebab ibu, massa pendukung Prabowo-Sandi menggelar aksi damai 22 Mei di kawasan Kanto Bawaslu Jakarta sejak Selasa (21/5/2019) malam.
2. Aparat Pukul Mundur Massa Gunakan Gas Air Mata
Setelah bernegosiasi lebih dari 1,5 jam, akhirnya aparat yang sedang berjaga menembakkan gas air mata ke arah kerumunan massa di kawasan sekitar kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (22/5/2019) dini hari.

• Video Viral Aksi Bunuh Diri Bocah 13 Tahun, Lompat dari Gedung Hingga Tulis Surat Wasiat
• Perempuan Cantik Dibunuh Suaminya, Motifnya karena Minta Uang Rp 700 Ribu Seusai Berhubungan Badan
Dari pantauan Kompas.com, (grup Suryamalang.com) pihak kepolisian akhirnya menembakkan gas air mata dikarenakan massa menolak untuk membubarkan diri.
Akibat tindakan ini, massa yang selama ini menolak untuk membubarkan diri, akhirnya dapat dipukul mundur secara bertahap.
3. Perang Batu dan Kembang Api VS Gas Air Mata dan Air
Perang batu dan kembang api versus tembakan gas air mata dan meriam air terus terjadi di sekitar Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, hingga Rabu (22/5/2019) pukul 02.30 WIB dini hari.
Pihak kepolisian masih terus melakukan penyisiran massa pengunjuk rasa hingga kawasan Tanah Abang setelah memukul mundur dari sekitar kantor Bawaslu di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat sejak pukul 00.09 WIB.

• Kareena Kapoor Beri Gaji Fantastis Pengasuh Sang Anak, Setara Gaji Per Bulan Perdana Menteri India
• Sinopsis Drakor Her Private Life Episode 14 Tayang Rabu, 22 Mei di TVN, Ryan & Doek Mi Makin Mesra
• 5 Rekomendasi Drama Populer Park Min Young, Pemeran Sung Deok Mi di Drama Korea Her Private Life
Anggota Brimob juga mendapatkan tambahan pasukan sekitar pukul 02.15 WIB. Mereka bergabung untuk terus menembakkan gas air mata ke kerumunan massa yang tak sudi membubarkan diri.
Pengamatan Kompas.com di lokasi, pengunjuk rasa masih tampak tersebar di sekitar kios-kios Pasar Tanah Abang.
Api sempat menyala di sekitar kawasan Tanah Abang karena imbas gas air mata dan tembakan kembang api dari massa.
Namun api berhasil dipadamkan mobil water canon polisi. Hingga berita ini diturunkan polisi masih belum dapat membubarkan massa. Mereka masih melempari batu dan kembang api ke arah polisi.
4. Massa Meluas Ke Area Lain
Massa tak hanya memenuhi depan Kantor Bawaslu RI, tetapi menyebar hingga menaiki Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) MH Thamrin yang menghubungkan antara kawasan pertokoan Sarinah dan Kantor Bawaslu RI sebelum dibubarkan pihak kepolisian.