Kabar Pasuruan

P3D Jadi Pilot Project Untuk Majukan Desa Di Pasuruan

Kaum millenial akan menjadi pahlawan muda untuk membawa desa - desa di Pasuruan lebih maju, berkembang, dan mampu bersaing di zaman modern saat ini.

suryamalang.com/Galih Lintartika
Para pemuda di Pasuruan di didik menjadi pelopor pembangunan desa di Pasuruan 

SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pasuruan gelar program Pemuda Pelopor Pembangunan Desa (P3D). Dimana mereka adalah anak - anak muda atau kaum milenial yang nantinya akan menjadi pelopor di tingkat desa.

Mereka akan menjadi pahlawan muda untuk membawa desa - desa di Pasuruan lebih maju, berkembang, dan mampu bersaing di zaman modern saat ini.

Kepala Dispora Kabupaten Pasuruan, Abdul Munif menjelaskan, P3D ini merupakan salah satu program unggulan Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf dan Wakil Bupati Pasuruan KH Mujib Imron.

Menurutnya, P3D merupakan kepanjangan tangan dari gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan.

"Jadi kami yang akan bentuk. Kami akan seleksi anak - anak muda berprestasi dan berkeinginan tinggi untuk membangun Pasuruan. kami pilih anak muda yang paling terbaik dari yang baik," kata Munif, sapaan akrab Kepala Dispora Kabupaten Pasuruan, Rabu (22/5/2019).

Ia menjelaskan, setelah terpilih nanti, anak - anak muda ini akan dibagi dari beberapa kelompok. Nantinya, kelompok yang berisikan anak - anak muda Pasuruan yang pintar dan cekatan ini akan disebar ke sejumlah desa yang ada di Kabupaten Pasuruan.

Sekadar diketahui, di Kabupaten Pasuruan ada 365 desa. Nantinya, para pemuda tersebut akan ditempatkan di desa - desa tertinggal. Nanti, akan diprioritaskan desa mana saja yang akan didampingi sekumpulan anak - anak muda itu. Mereka seperti relawan desa.

"Di desa, anak - anak nantinya akan observasi. Mereka akan bertahan di sana berbulan - bulan. Mereka akan mencatat dan melihat langsung bagaimana masyarakat desa di sana," tambahnya.

Setelah observasi selesai, kata dia, mereka akan membuat sebuah catatan. Nah, catatan ini nantinya akan digunakan sebagai patokan untuk Pemkab Pasuruan dalam memajukan desa tersebut.

"Targetnya adalah membuat desa itu lebih maju. Misal ada potensi buah, nanti diberi pelatihan dan pengembangannya agar lebih berkembang, SDM-nya juga harus ditingkatkan. Mulai dari pengetahuan teknologi dan manajemennya. Kami akan dampingi," jelasnya.

Untuk itu, tambahnya, pihaknya sedang menyiapkan itu semua. Jika sudah siap, mereka akan langsung diterjukan. Dan jika berhasil, Pasuruan akan menjadi kabupaten yang layak pemuda.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved