Kabar PPDB

7 SMPN di Gresik Kekurangan Murid, Dinas Pendidikan Buka PPDB Tahap Dua

Dia mencontohkan SMPN 2 Sidayu, SMPN 3 Sidayu, dan SMPN 4 Sidayu. Kemudian SMPN 1 Panceng. Masih kurang 81 siswa atau dua rombongan belajar (rombel).

7 SMPN di Gresik Kekurangan Murid, Dinas Pendidikan Buka PPDB Tahap Dua
Willy Abraham
Siswa SMPN 2 Manyar, Gresik saat pulang sekolah. 

SURYAMALANG.COM, GRESIK – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik berencana membuka seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahap dua. Usai pengumuman PPDB ternyata sebanyak 7 SMPN di Kabupaten Gresik masih kekurangan murid.

Ketua Penyelenggara PPDB Dispendik Gresik Nur Maslichah mengungkapkan beberapa pagu masih banyak yang belum terisi terutama SMP di wilayah utara.

Dia mencontohkan SMPN 2 Sidayu, SMPN 3 Sidayu, dan SMPN 4 Sidayu. Kemudian SMPN 1 Panceng. Masih kurang 81 siswa atau dua rombongan belajar (rombel).

"Memang di sana setiap tahun selalu tersisa," ucapnya, Sabtu (25/5/2019).

Sedangkan di wilayah kota terdapat satu sekolah yang masih membutuhkan murid. Yakni, SMPN 2 Manyar membutuhkan 22 siswa lagi untuk memenuhi jumlah pagu yang tersedia 224 siswa.

Sedangkan unit sekolah baru (USB) SMPN 33 Gresik, pagu yang tersedia sudah terpenuhi. Dari 128 pagu yang tersedia atau 4 rombel sudah penuh. Sebelumnya, Dispendik memang memprediksi sekolah baru di Driyorejo itu bakal terpenuhi.

Sebab sekolah negeri di Driyorejo sebelumnya hanya ada SMPN 1 Driyorejo.

Menurutnya, kebutuhan pendidikan di Driyorejo memang tinggi. Untuk SMPN 1 Driyorejo saja hampir 1.000 siswa mendaftar kemarin. Sementara di SMPN 33 Gresik pendaftar mencapai 200 siswa.

Ica mengatakan SMPN 33 masih menggunakan gedung SDN 2 Bambe untuk belajar mengajar. Sebab, baru di tahun anggaran 2020 SMPN 33 itu dibangun.

"Akan kita buka PPDB tahap dua, jadwalnya nanti menyusul," ujar Ica, sapaan akrabnya.

Halaman
12
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved