Malang Raya

Wali Kota Malang Siapkan Sanksi bagi Pemberi pada Gelandangan, Pengemis dan Anak Jalanan

Wali Kota Malang Sutiaji akan membuat Perwali terkait gelandangan dan pengemis, serta anak jalanan.

Wali Kota Malang Siapkan Sanksi bagi Pemberi pada Gelandangan, Pengemis dan Anak Jalanan
TRIBUN BALI/MANIK PRIYO PRABOWO
ILUSTRASI ANAK JALANAN 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Wali Kota Malang Sutiaji akan membuat Perwali terkait gelandangan dan pengemis, serta anak jalanan.

Isinya akan memberi sanksi kepada pemberi yang atau sedekah kepada gelandangan, pengemis maupun anak jalanan. Penerima juga akan menerima sanksi.

Hal itu disampaikan Sutiaji saat dimintai tanggapan soal tindakan nyata menyusul Surat Imbauan Pemkot Malang terkait pemberian sedekah dan uang kepada pengemis belum lama ini.

"Untuk saat ini kami masih beri imbauan saja. Ke depan kami susun sanksinya di Perwali. Pemberi dan penerima akan ada sanksinya," jelas Sutiaji.

Sutiaji menilai, ada kecenderungan bertambahnya jumlah anjal, pengemis dan gepeng di Kota Malang. Keberadaan mereka tidak bisa hilang ketika hanya dilakukan razia saja. Kata Sutiaji, pola sikap masyarakat juga menjadi salah satu penyebab masalah anjal dan gepeng terus ada.

"Kami sudah berupaya membuat rumah singgah Liponsos (Lingkungan Pondok Sosial) untuk menampumg anjal dan gepeng dan diberi pembekalan skill. Di Kampung Topeng juga ada," jelasnya.

Namun nampaknya keberadaannya belum begitu maksimal untuk mengentaskan keberadaan anjal serta gepeng di Kota Malang. Padahal, menurut Sutiaji, melalui Liponsos dan Kampung Topeng, tunawisma diberi bekal dan pelatihan untuk mandiri.

Di sana, ada beberapa program pendampingan agar warga tidak lagi turun ke jalanan. Namun juga tidak sedikit yang usai dibina kemudian turun lagi ke jalan dan meminta-minta.

"Memang merubah mindset tidak mudah. Perlu ketelatenan dan kesabaran agar jalanan tidak lagi menjadi tujuan mereka," tegasnya.

Sebelumnya pada 9 Mei 2019 lalu Walikota menerbitkan Surat Imbauan yang ditujukkan pada warga dan komponen masyrakat serta instansi instansi di lingkungan Pemkot Malang. Isinya adalah imbauam untuk tidak memberikan uang atau sedekah kepada anjal, gepeng, pengamen di tempat tempat umum seperti jalan raya, pintu-pintu masjid dan lainnya.  

Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved