Drakor

Sinopsis Strong Woman Do Bong Soon Episode 1 Part 1, Tayang di Trans TV 10 Juni 2019 Pukul 18.00 WIB

Sinopsis Strong Woman Do Bong Soon Episode 1 Part 1, Tayang di Trans TV 10 Juni 2019 Pukul 18.00 WIB

Penulis: Frida Anjani | Editor: Dyan Rekohadi
JTBC
Sinopsis Strong Woman Do Bong Soon Episode 1 Part 1 

Terdengar teriakan memanggil nama Do Bong Soon, semua pria terlihat ketakutan melihat Bong Soon yang langsung duduk didepan meja Kook Doo. Kook Doo dengan wajah serius siap menginterogasi Bong Soon. Tapi tatapan Bong Soon penuh cinta menatap Kook Doo yang duduk didepanya, seperti sudah terpana dengan ketampananya.

Kook Doo menanyakan nama dan menjawabnya sendiri yaitu Do Bong Soon. Lalu Alamat dan menyebutkan sendiri alamat Bong Soo,  Dobong-dong, Dobong-gu, rumah nomor 1342 seperti sudah sangat hafal. Bong Soon terus tersenyum karena Kook Doo mengingat alamatnya.

Bong Soon hanya bisa tertunduk malu, Kook Doo pikir ini tak masuk akal. Bong Soon seperti kebingungan menjelaskanya. Kook Doo memberitahu bahwa Pertama-tama, kesaksian anak-anak TK tidak memiliki kekuatan hukum Dan sejujurnya, kesaksian mereka cukup menggelikan jadi Persoalan ini, akan tergantung pada kesaksian sopir bus

Semua yang melihat Min Hyuk bertanya-tanya siapa pria yang datang itu, Min Hyuk mengatakan kalau dirinya adalah  seorang saksi, dan orang pertama yang menelepon polisi lalu memperingatkan pada anak-anak TK agar tidak boleh bohong di kantor polisi dengan mengatakan Bong Soon yang menghajar pria itu sendirian. Para anak TK yang polos membenarkanya.

Min Hyuk mengaku kalau mereka itusaling bertengkar satu sama lain. Semua tak terima menurutnya itu hanya omong kosong belaka.  Semua polisi menenangkan menyuruh semua preman untuk duduk, tiba-tiba seorang anak TK mengatakan kalau Bong Soon.  Yang mengalahkan orang-orang itu sendirian. Min Hyuk pun mendekati anak TK.

Ia bertanya apakah mereka bisa membaca judul buku yang dibawanya, menurutnya anak-anak itu  masih belum belajar membaca dan itu karena guru-guru hanya memutarkan film padahal  dasar dari pendidikan anak dimulai pada saat TK. Atasan Kook Doo pikir kalau Tidak masuk akal bahwa seorang wanita memukuli semua orang-orang ini tanpa senjata.

Semua langsung tak terima kalau Bong Soon melakukan itu semua, Min Hyuk mengeluh kalau Hollywood telah merusak kehidupan masyarakat. Si Ketua polisi bertanya apakah akan memejarakan mereka atau yang lainya, lalu menyuruh Kook Doo agar menyelesaikan semuanya karena kalau sampai Kepala polisi mendengarnya maka akan memecatnya. Bong Soon terdiam karena dibela oleh Min Hyuk.

Beberapa polisi bisa menenangkan preman yang marah, semua anak TK berteriak memuji Bong Soon yang keren. Bong Soon seperti seorang artis pada Fansnya memberikan senyuman. Kook Doo langsung menyindir Bong Soon senang dengan keadaan ini sekarang. Bong Soon kembali duduk menghadap Kook Doo.

Sek Kong masuk ruangan berteriak memanggil Presdir ke arah Min Hyuk. Semua terlihat kaget karena seorang Presdir ada bersama mereka. 

Min Hyuk keluar dari kantor, Sek Kong bingung apa yang terjadi samai Min Kyuk  masuk ke kantor polisi. Min Hyuk menceritakan kalau belum pernah melihat hal seaneh itu selama hidupnya, Sek Kong binggung mendengarnya. Bong Soon keluar dari Min Hyuk seperti hanya menatap sinis, Min Hyuk heran karena Bong Soon tidak ingin mengatakan "terima kasih" atau apapun itu.

Sek Kong binggung melihat tingkah Bong Soon, tapi Min Hyuk merasa kalau Bong Soo itu punya cara berpikir yang unik sekali dan menurutnya Sangat seksi. Sek Kong bingung mendengar komentar atasanya seperti menyukai Bong Soon. 

Bong Soon kembali pulang dengan mengemudikan sepedanya, Min Hyuk masuk mobil melihat Bong Soon yang melintas didepanya, matanya seperti langsung terpana dengan Bong Soon yang berbeda dengan wanita lainya.

Keduanya sampai di gedung tempat Min Hyuk bekerja, Saat masuk lobbya Min Hyuk menceritakan bahwa Bong Sook itu lebih kuat daripada karakter yang pernah dilihat. Sek Kong tak mengerti maksudnya. Saat itu Min Kyuk melihat Ketua Tim Shin dengan memujinya kalau suka fitur baru yang di rencanakan itu!

[DOBONG WALNUTS]

Menu toko Do Bong adalah Pie kenari,  dengan ayah Dong Bong sebagai pelayan toko kue. Ibu Bong Soon, Hwang Jin Yi masuk seperti seorang nyonya bertanya apakah semuanya laris. Tuan Do Chil Goo mengangguk lalu memberikan uang pemasukan.

Nyonya Hwang bertanya apakah hanya ini saja penghasilan mereka, Tuan Do mengangguk. Nyonya Hwan mengancam kalau menemukan sesuatu di sakunya, maka akan memukul 10 kali untuk setiap uang yang ditemukan. Tuan Do langsung mengeluarkan uang dari saku bajunya. Nyonya Hwang pun memuji anaknya sebagai anak yang baik dan meminta agar dibawakan secangkir kopi. 

Bong Soon masuk ke dalam toko setelah memarkir sepedanya,  Nyonya Hwang mengeluh anaknya yang baru pulang. Bong Soon mengatakan kalau Ada sesuatu yang terjadi. Nyonya Hwang ingin tahu sesuatu yang seperti apa, karena tahu Bong Soon itu hanya makan dan main-main saja?

Ketua tim bertanya pada Kook Doo bagaimana bisa mengenal Nona Avenger yang tadi. Kook Doo mengatakan kalau merkea masuk ke sekolah yang sama sejak SD. Ketua Tim mengerti kaalu Kook Doo dari Dobong-dong.

Ketua Tim piker Tak heran Min Hyuk sedang mengulur-ulur waktu lalu bertanya keberadaan  Kim Kwang Bok dan Hwang Hyun Dong apakah ada di rumah sakit sekarang. Kook Doo membenarkan. 

Semua anak buah Kwang Bok berada dalam satu ruangan. Hyun Dong dengan semua jarinya yang patah bertanya apakah mereka  mengenali wanita itu karena merasa sangat dipermalukan!

Semua dokter berkumpul di ruang CT Scan agar bisa melihat bentuk patahan-nya, karena sudah jadi seorang ahli bedah ortopedi selama 15 tahun tapi belum pernah melihat patahan seperti ini, bahkan Tulangnya benar-benar terkilir, lalu bisa menyatu kembali seperti semula.

Flash Back

[1997: KETIKA DO BONG SOONDAN DO BONG KI DICULIK]

Bong Soon dan Bong Ki duduk dikursi belakang sambil menangis lalu Bong Soon memberitahu kalau  adiknya kencing dicelana karena sangat takut. Si penculik mengumpat marah karena  membuat kursi nya jadi kotor. Bong Soon meminta agar menghentikan mobilnya.

Si penculik menyuruh mereka diam saja, Bong Soon pun meminta adiknya agar Jangan menangis. Si penculik mengancam agar merkea tak berisik kalau memang ingin pulang pada ayah dan ibunya. Bong Soon meminta agar menghentika mobil karena adiknya itu menangis.

Bong Soon sudah tak bisa menahan amarahnya, saat mobil berjalan kencang menendang pintu mobil dan langsung lepas begitu saja. Mobil pun berhenti, Bong Soon dan adiknya langsung berlari untuk kabur, si penculik sempat mengejarnya tapi kembali ke mobil untuk mengejar keduanya. Saat mobil melaju Bong Soon menahan satu tanganya dan membuat mobil langsung ringsek begitu saja, seperti super hero yang memiliki kekuatan ekstrak.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved