Lebaran 2019
Jadwal Sholat Ied 2019 di Kebun Raya Bogor, Serta Panduan Sholat Idul Fitri, Mulai Bacaan Niat
Jadwal Sholat Ied 2019 di Kebun Raya Bogor, Serta Panduan Sholat Idul Fitri, Mulai Bacaan Niat
Penulis: Frida Anjani | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM - Simak jadwal sholat Ied 2019 di Kebun Raya Bogor, serta panduan lengkap sholat Ied Idul Fitri 2019 lengkap dengan bacaan niat hingga khotbah.
Sholat Ied atau Idul Fitri merupakan sholat sunah dua rakaat yang dikerjakan setiap tanggal 1 Syawal menurut kalender Hijriah.
Tahun ini, PKT Kebun Raya Bogor, LIPI kembali mengadakan pelaksanaan sholat Ied saat Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah yang akan dilaksanakan di Lapagan Astrid Kebun Raya Bogor.
Staf Humas Pusat Konservasi Tumbuhan (PKT) Kebun Raya-LIPI, Ayi Doni Darusallam mengatakan bahwa pelaksanaan sholat Idul Fitri di Kebun Raya Bogor dibuka untuk umum.
"Warga masyarakat bisa mebgikuti sholat Ied di Kebun Raya Bogor ini dibuka untuk umum, pelaksanaannga akan di mulai pukul 07.00 WIB," katanya, Senin (3/6/2019).

• Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Malang 3-4 Juni 2019, Lengkap dengan Doa dan Niat Puasa
Doni menjelaskan untuk imam dan khotib akan diisi oleh Dr Kh MA Badruddin Hsubky M.HI.
"Beliau merupakan dosen tetap di UIK dan pimpinan Ponpen Al-Badar Bogor, nanti beliau yang akan menjadi khatib," katanya.
Sholat Ied pada Idul Fitri termasuk dalam sunah muakkad yang berarti sholat sunah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan.
Meskipun sholat sunah, sholat Ied pada hari raya Idul Fitri harus dilakukan secara berjamaah.
Jadwal pelaksanaan shoat Ied Idul Fitri 2019 sendiri adalah pada waktu setelah terbit matahari sampai condongnya matahari pada tanggal 1 Syawal 1440 H yang tahun ini jatuh pada tanggal 5 Juni 2019.
Berikut panduan sholat Ied Idul Fitri 2019 yang telah SURYAMALANG.COM rangkum dari Tribunnews.com.
1. Lafal Niat Salat Idul Fitri
Berikut adalah bacaan niat sholat Idul Fitri:
أُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ (مَأْمُوْمًا\إِمَامًا) لِلهِ تَعَــــالَى
Usholli rak’ataini sunnatan li’idil fitri (ma’muman/imaman) lillahi ta’ala
Artinya: “Aku berniat sholat sunnah idul fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”
Hukum melafalkan niat ini adalah sunnah, yang wajib adalah secara sadar dan sengaja dalam batin berniat menunaikan salat sunnah Idul Fitri.
Salat Idul Fitri tidak diawali dengan azan atau iqamah.
Cukup hanya dengan seruan “ash-shalaatul jami’ah”.
2. Takbiratul Ihram
Bacaan yang kedua yaitu takbiratul ihram.
Setelah takbiratul ihram jamaah disunnahkan untuk membaca do’a iftitah.
3. Takbir 7 kali di rakaat pertama
Di rakaat pertama terdapat tujuh takbir yang harus dilakukan.
Hal ini dilakukan setelah pembacaan do’a iftitah selesai.
Adapun lafaz bacaannya sebagai berikut:
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلاً ا
Allahu akbaru kabiiran wal hamdu lillahi katsiran wasubhana allahi bukratan wa ashilan
Artinya:” Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak , Maha Suci Allah baik waktu pagi dan petang.”
Boleh juga membaca lafaz berikut:
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَر
Subhana allahi wal hamdu lillahi walaa ilaha illa allah,wallahu akbar
Artinya:” Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar.”
4. Membaca Surat Qaf atau Al-A’la
Setelah membaca surat Al-Fatihah pada rakaat pertama, bacaan yang disunnahkan dalam salat Idul Fitri selanjutnya adalah surat Qaf atau Al-A’la.
Setelah membaca surat tersebut, berlanjut ke ruku’, sujud seperti sholat biasa.
5. Takbir 5 kali pada rakaat kedua
Berbeda dengan rakaat pertama, hanya ada 5 takbir di rakaat kedua.
Hal ini dilakukan setelah berdiri dari sujud rakaat pertama.
Adapun bacaan yang dibaca sama dengan takbir di rakaat pertama.
6. Membaca Surat Al-Qamar atau Al-Ghasiyyah
Membaca surat Al-Qamar atau Al-Ghasiyyah di rakaat kedua setelah bacaan surat Al-Fatihah selesai merupakan sunnah.
Setelah membaca surat tersebut, berlanjut ke rukuk, sujud hingga salam.
7. Mendengarkan khutbah
Setelah selesai pelaksanaan salat Idul Fitri, biasanya dilanjutkan dengan khutbah.
Jamaah dianjurkan untuk mendengarkan hingga selesai.
Mendengarkan khutbah adalah salah satu kesempurnaan salat Idul Fitri.
Selain itu, mendengarkan khutbah merupakan satu upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah di saat kembali bersih.
Adapun bagi khatib disunnahkan memulai khutbah pertamanya dengan takbir sembilan kali.
Sedangkan di khutbah kedua dibuka dengan takbir tujuh kali.