Kota Batu

Volume Sampah Kota Batu Meningkat Karena Minimnya Jumlah Tim Reaksi Cepat Dinas Lingkungan Hidup

Volume Sampah Kota Batu Meningkat Karena Minimnya Jumlah Tim Reaksi Cepat Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu

Volume Sampah Kota Batu Meningkat Karena Minimnya Jumlah Tim Reaksi Cepat Dinas Lingkungan Hidup
IST
Tim reaksi cepat DLH Kota Batu membersihkan sampah di beberapa titik di Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Selama libur Lebaran, volume sampah di Kota Batu meningkat dua sampai tiga kali lipat.

Sedikitnya jumlah tim Reaksi Cepat Dinas Lingkungan Hidup yang piket, membuat sampah menumpuk di sejumlah titik.

Seperti halnya di Desa Torongrejo, hampir di setiap titik tong sampah yang disediakan penuh sampah karena tidak diambil oleh petugas.

Bahkan dalam satu desa saja yang biasanya membutuhkan satu armada, saat liburan Lebaran bisa membutuhkan tiga armada.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Arief As Siddiq mengakui, memang anggota tim reaksi cepat yang piket hanya sedikit sehingga membutuhkan waktu lama untuk mengambil sampah.

"Jadi gantian anggotanya yang piket, biasanya bisa diangkut maksimal tiga hari, ini bisa satu minggu. Ya kami tetap keliling, jangan sampai ada sampah yang menumpuk. Terutama di jalan alternatif ya," kata Arief saat dikonfirmasi, Sabtu (8/6/2019).

Dalam satu desa saja bisa volume sampah mencapai 18 ton. Sampah itu kebanyakan memang sampah rumah tangga.

Dikatakannya, meningkatnya volume sampah itu karena banyak sanak saudara warga Kota Batu yang datang berkunjung.

"Ya bisa juga sampah dari tempat wisata karena volume wisatawan juga meningkat," imbuhnya.

Titik yang rawan menumpuknya sampah adalah di padat penduduk. Tetapi pihaknya mengutamakan mengambil sampah di tempat yang banyak didatangi wisatawan dan dilewati kendaraan.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved