Sengketa Pilpres

Bantu KPU RI Hadapai Gugatan Pilpres Di MK, KPU Jatim Siapkan Sekitar 8 Ribu Form Hasil Rekap Suara

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyiapkan sejumlah barang bukti untuk menghadapi gugatan Perselisihan Hasil Pemungutan Suara (PHPU).

Bantu KPU RI Hadapai Gugatan Pilpres Di MK, KPU Jatim Siapkan Sekitar 8 Ribu Form Hasil Rekap Suara
BuzzFeed
Gedung Mahkamah Konstitusi 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyiapkan sejumlah barang bukti untuk menghadapi gugatan Perselisihan Hasil Pemungutan Suara (PHPU) calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Jelang sidang awal pada Jumat (14/6/2019) mendatang, KPU Provinsi Jawa Timur pun ikut mengumpulkan ribuan form hasil rekapitulasi mulai dari tingkat desa dan kelurahan.

Berdasarkan penjelasan Komisioner KPU Jatim Divisi Hukum, M Arbayanto, form yang dikumpulkan oleh KPU Jatim mulai dari hasil rekap Tempat Pemungutan Suara (TPS) di dalam satu desa/kelurahan (DAA-1). ”Khusus DAA-1 yang kami kumpulkan berjumlah 8.497 form sesuai dengan jumlah desa/kelurahan yang ada di Jawa Timur,” kata Arba kepada Suryamalang.com di Surabaya, Selasa (11/6/2019).

Selain itu, ada pula form rekapitulasi tingkat Kecamatan/PPK (DA-1), rekap tingkat kabupaten/kota (DB-1), hingga rekapitulasi di tingkat provinsi (DC-1). ”Semuanya kami kumpulkan kemudian kami legas dan gandakan menjadi 11 salinan,” jelas Arba.

Arba menjelaskan, KPU Jatim hanya mengumpulkan dan akan melanjutkan ke KPU RI. ”Saat ini penyerahan dokumen tersebut tengah dilakukan dan ditargetkan selesai pada Rabu (12/6/2019),” katanya.

Diungkapkan Arbayana, pihaknya berkepentingan menjelaskan terkait pengumpulan dokumen di seluruh desa/kelurahan. ”Kenapa harus semua? Ini menunjukkan sempurnanya proses yang telah kami lakukan. Sehingga, kami sudah siap untuk menjawab pertanyaan yang harus kami jawab terkait dengan tahapan pungut, hitung, hingga rekap,” katanya.

Hanya saja, dikatakan Arbayana, pihaknya belum mengetahui TPS di daerah mana yang dipermasalahkan oleh kubu Prabowo-Sandi. Mengingat, tuntutan gugatan secara resmi baru akan dibacakan di persidangan pada Jumat (14/6/2019) mendatang.

”Sehingga, kami juga belum tahu secara spesifik yang diajukan dalam permohonan yang disampaikan 02. Sehingga, kami diminta untuk siap siaga. Jangan sampai nanti menyiapkan terlalu mendadak,” katanya.

Untuk diketahui, MK rencananya akan mulai menyidangkan permohonan gugatan PHPU oleh kubu 02 pada Jumat (14/6/2019) mendatang. MK nantinya memiliki batas waktu 14 hari untuk memutuskan sengketa ini. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved