Kabar Tulungagung

Caleg Nasdem Ikut Menggugat ke MK, Ada Dugaan Perpindahan Suara Antar Caleg Di Tulungagung

Gugatan itu adalah gugatan ke-2 dari DPD Nasdem Tulungagung, dalam Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019.

Caleg Nasdem Ikut Menggugat ke MK, Ada Dugaan Perpindahan Suara Antar Caleg Di Tulungagung
suryamalang.com/David Yohanes
Komisioner KPU membuka kotak suara untuk mempersiapkan alat bukti PHPU di MK. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Caleg DPRD Tulungagung asal Partai Nasdem daerah pemilihan 1 nomor urut 4, Achmad Yulianto menggungat hasil Pileg ke mahkamah Konstitusi (MK). Ia beralasan ada perpindahan suaranya ke Caleg nomor 3 dari partai yang sama, Jumani.

Gugatan ini adalah gugatan ke-2 dari DPD Nasdem Tulungagung, dalam Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019.

Sebelumnya DPD Nasdem Tulungagung menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU), dengan dalil ada perpindahan suara dari PKB ke PAN di Dapil 1 Tulungagung. Dampak perpindahan ini, dalam perebutan kursi ke-10 Dapil 1, Nasdem kalah 3 kursi dari PAN.

“Pijakan gugatan kami tetap pada perpindahan suara PKB ke PAN ini,” ujar Heri Widodo SH, kuasa hukum Achmad Yulianto, Selasa (11/6/2019).

Heri mengatakan, gugatan ini dilakukan atas inisiatif dari Yulianto. Ia berkeyakinan, Partai Nasdem bisa membuktikan perpindahan suara dari PKB ke PAN di Dapil 1 Tulungagung.

Dengan demikian Nasdem berhak mendapatkan kursi ke-10 di dapil ini, sekaligus perolehan kursi ke-2 untuk partai.

“Selain ada perpindahan suara antar pantai, ada perpindahan suara antar Caleg. Dalam kasus ini klien kami yang dirugikan,” ungkap Heri.

Dari hasil rekapitulasi suara tingkat kabupaten yang dilakukan KPU Tulungagung, suara terbanyak kedua Caleg Partai Nasdem Dapil 1 Tulungagung adalah Jumani, nomor urut 3 dengan 3.570 suara.

Sedangkan suara terbanyak ke-3 adalah Yulianto, nomor urut 4 yang memperoleh 3.522. Heri mengaku punya bukti adanya perpindahan suara dari Yulianto ke Jumani.

“Dampaknya kalau nanti gugatan Nasdem dimenangkan di MK, maka yang berhak menduduki kursi ke-2 adalah Caleg nomor 3. Padahal seharusnya Caleg nomor 4,” tegas Heri.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved