Video Intim Sesama Jenis Diduga Menteri Malaysia & Sekretarisnya Viral di FB, Tapi ada yang Janggal

Video intim sesama jenis yang diduga menteri Malaysia dengan sekertarisnya viral. Salah satu pelaku buat video pengakuan di Facebook, tapi janggal.

Video Intim Sesama Jenis Diduga Menteri Malaysia & Sekretarisnya Viral di FB, Tapi ada yang Janggal
antaranews.com dan todayonline.com dari Facebook Haziq Aziz
Video Intim Sesama Jenis Diduga Menteri Malaysia & Sekretarisnya Viral di FB, Tapi ada yang Janggal 

Melansir dari laman theborneopost.com, Kepala PKR daerah Santubong, Ahmad Nazib Johari mengatakan bahwa pria dalam video pengakuan di Facebook bukanlah Haziq Abdullah Abdul Aziz.

"Pria yang ada dalam video tersebut tidak terlihat seperti Haziq (seperti dalam video pengakuan), rambutnya tidak seperti itu terakhir kali saya bertemu dengannya empat hari lalu," ungakpnya.

"Dia sudah lama tidak pergi ke Gym, tubuhnya tidak sebesar seperti pria dalam video pengakuan tersebut," lanjutnya.

Menurut Ahmad Nazib Johari, akun Facebook Haziq dihack sehingga muncul video pengakuan tersebut.

Pengakuan Haziq Abudullah Abdul Aziz di Facebooknya
Pengakuan Haziq Abudullah Abdul Aziz di Facebooknya (antaranews.com dari Facebook Haziq Aziz)

Sedangkan dilansir dari laman antaranews.com, tanggapan lain diberikan Partai Oposisi dan PAS terhadap tersebarnya video intim sesama jenis yang diduga melibatkan menteri Malaysia tersebut.

Video intim sesama jenis tersebut dinilai sebagai politik kotor untuk "membunuhan karakter" dan menjatuhkan lawan politik tertentu.

Sementara itu, Ketua Pemuda UMNO, Dr Asyraf Wajdi Dusuki mengatakan bahwa penyebaran video intim tersebut akan mengundang murka Tuhan, maka dari itu umat Islam harus selalu berpegang pada prinsip Islam.

"Lebih membimbangkan jika video tersebut adalah palsu, pastinya dosanya lebih besar dan laknat Allah yang lebih berat bakal menimpa kita," tulisnya pada laman Facebooknya.

Di lain sisi, aktifis UMNO dan Ketua Sekertariat Suara Rakyat, Dato' Lokman Noor bin Adam menyampaikan bahwa pihaknya akan melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.

Hingga kini menteri yang terlibat belum melakukan pernyataan pers terkait video tersebut.

Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved