Malang Raya

Emak-Emak Antusias Ikuti Pelatihan Membatik di Kota Malang, Upaya Kembangkan Kain Batik

Pelatihan batik ini digelar oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah bekerjasama dengan Soendari Batik & Art Gallery.

Emak-Emak Antusias Ikuti Pelatihan Membatik di Kota Malang, Upaya Kembangkan Kain Batik
SURYAMALANG.COM/M Erwin
Keterampilan membatik 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU- Puluhan ibu-ibu PKK se-Kecamatan Lowokwaru mengikuti pelatihan batik yang digelar di Kantor Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, Sabtu (15/6/2019).

Pelatihan batik ini digelar oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah bekerjasama dengan Soendari Batik & Art Gallery.

Prihastuti Rahayu (56) warga asal Dinoyo Kota Malang merasa senang setelah dirinya berkesempatan mengikuti kegiatan membatik ini.

Menurutnya, kegiatan ini sangatlah positif terutama bagi para ibu-ibu PKK yang ingin belajar membatik. "Kegiatannya seru, saya sudah dua kali ikut pelatihan batik ini. Insy Allah ke depan saya akan batik sendiri di rumah," ucapnya

Pelatihan yang dimulai pukul 09:00 WIB itu, diikuti oleh 50 peserta dari para ibu-ibu PKK. Acara tersebut dimulai dengan memukul alat musik kentongan, lalu peserta diajak untuk membatik dengan menggunakan canting yang telah disediakan oleh panitia.

Media yang dibatik bermotifkan bunga waru dan kubah masjid yang telah di desain oleh panitia.

Kata Rahayu, pelatihan-pelatihan seperti batik ini perlu untuk disosialisasikan kepada ibu-ibu PKK yang lain agar memiliki manfaat.

"Alhamdulillah, kami masih diberikan kesempatan belajar. Karena saya sendiri juga ingin membangkan batik, karena saya suka melukis," ucapnya.

Sementara Zakiyah Retananda, mahasiswa UMM jurusan Ilmu Komunikasi mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari tugas praktikum. Yakni dengan mencari potensi lokal dari wilayah Malang Raya untuk dijadikan sebuah event yang menarik.

"Jadi ide ini kami gagas satu kelompok yang terdiri dari enam orang. Kemudian, kami melakukan kerjasama dengan Soendari dan Kecamatan Lowokwaru untuk penyediaan tempat," terangnya.

Di sisi lain, Imam Badar, Camat Lowokwaru memberikan apresiasi kepada para mahasiswa. Menurutnya, hal itu merupakan prestasi luar biasa yang diimplementasikan dari hasil teori jurusan komunikasi.

"Ini sangat luar biasa, karena mereka bisa menggerakkan masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini tidak berhenti disini saja," ucapnya.

Imam berharap, setelah pelatihan ini warga akan semakin tertarik untuk membatik dan kemudian bisa mengembangkannya.

"Mudah-mudahan masyarakat semakin cinta untuk membatik dan bisa dilakukan di masing-masing rumah. Saya juga berkeinginan, hasi dari batik ini saya tampilkan di dinding kecamatan," tuturnya.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved