Malang Raya

Program Amal, Start Up Lulusan Unibraw Malang Target Buatkan Website Gratis Untuk 100 Masjid

Pria lulusan Universitas Brawijaya itu kini sedang membantu masjid-masjid yang ada di indonesia untuk dibuatkan website secara gratis.

Program Amal, Start Up Lulusan Unibraw Malang Target Buatkan Website Gratis Untuk 100 Masjid
suryamalang.com/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Faza Abadi, seorang start up yang kini sedang membuatkan website gratis kepada 100 masjid, Sabtu (15/6). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Ada banyak cara untuk melakukan amal kebaikan kepada masyarakat. Seperti yang dilakukan oleh Faza Abadi (23) seorang start up yang kini sedang disibukkan dengan membuat platform website masjid.

Pria lulusan Universitas Brawijaya itu kini sedang membantu masjid-masjid yang ada di indonesia untuk dibuatkan website secara gratis.

Pemikiran ini berawal dari kemauan dirinya untuk membantu masjid-masjid agar lebih dikenal oleh masyarakat. Ide tersebut didapatkan oleh Faza ketika dirinya sedang mengikuti acara start cell, yakni tempat berkumpulnya para start up di Kota Malang.

"Karena niatan saya yang ingin membantu masjid agar makmur. Salah satunya dengan membuat website agar orang tau informasi lengkap masjid, baik dari segi kajian kegiatan dan lain sebagainya," kata pria kelahiran Ngawi itu kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (15/6/2019).

Faza sendiri merupakan owner dari Hadstar.com, yang bergerak dibidang jasa pembuatan website. Faza mengaku, banyak dari masjid di Indonesia yang tidak memiliki website, sehingga dirinya berinovasi membuatkan website gratis kepada masjid-masjid tersebut.

Hingga kini, total sudah ada 17 website masjid yang telah dibuat oleh Faza, dan 7 di antaranya merupakan masjid di Kota Malang.

"Kami ingin, masjid itu dikenal banyak orang. Karena saat ini zamannya sudah go digital. Jadi segala informasi tentang sebuah masjid biar bisa diketahui oleh masyarakat," terangnya.

Dalam pembuatan website masjid ini, Faza dibantu oleh rekannya yang bernama Rafli Lesamana. Dua orang tersebut, setiap hari bekerja secara sukarela untuk membuat website.

Kata Faza, dalam membuat satu website masjid ini dirinya memerlukan waktu tiga sampai tujuh hari. "Jadi, kami mengumumkan jasa pembuatan website ini melalu sosial media. Kami kirimkan pesan satu per satu ke para buzzer di Instagram ataupun Facebook yang kontennya islami, agar diketahui oleh para pengurus masjid," ucapnya.

Pria yang pernah mewakili UB di ajang start up International ini mengaku, dengan adanya website masjid bisa mengaktifkan kembali informasi mengenai masjid tersebut.

Halaman
12
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved