Breaking News:

Selebrita

Steve Emmanuel Selamat dari Ancaman Hukuman Mati, Kuasa Hukum Menyebutnya Ingin Bunuh Diri & Depresi

Steve Emmanuel Selamat dari Ancaman Hukuman Mati, Kuasa Hukum Menyebutnya Depresi dan Ingin Bunuh Diri

Editor: eko darmoko
Kompas.com
Steve Emmanuel sesaat sebelum menjalani sidang lanjutan dugaan kasus narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Slipi, Kamis (11/4/2019). 

SURYAMALANG.COM, JAKARTA - Artis sinetron Steve Emmanuel selaku terdakwa kasus dugaan penyalahgunaan narkoba kembali menjalani sidang lanjutan dugaan kasus narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Slipi, Senin (17/6/2019).

Menghadapi rentetan kasus narkoba yang membelitnya, Steve diketahui sempat depresi dan ingin bunuh diri. Hal ini diucapkan oleh kuasa hukumnya, Firman Chandra.

Kembali ke dalam sidang beragendakan pembacaan tuntutan oleh jaksa penuntut umum itu, Senin (17/6/2019), Steve Emmanuel tak terbukti sebagai pengedar narkoba seperti yang tertera pada dakwaan sebelumnya.

Dalil tak terbuktinya Steve Emmanuel sebagai pengedar dibacakan langsung oleh jaksa yang tertera dalam salinan tuntutan.

Sebelumnya, pria berusia 35 tahun itu diganjar dua dakwaan, yakni dakwaan Primer: Pasal 114 ayat (2) Undang Undang RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan dakwaan Subsider: Pasal 112 ayat (2) Undang Undang RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

"Agar Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat yang memeriksa dan mengadili perkara terdakwa Cephas Emmanuel alias Steve berkenan memutuskan: Menyatakan terdakwa Cephas Emmanuel alias Steve tidak terbukti dalam dakwaan primer tersebut," ucap Jaksa Penuntut Umum Renaldy.

Dengan gugurnya dakwaan primer itu, maka Steve lolos dari ancaman penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Meski demikian, jaksa tetap menuntut Steve dengan dakwaan subsider dengan tuntutan pidana 13 tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 miliar, subsider enam bulan penjara.

"Menyatakan terdakwa Cephas Emmanuel alias Steve terbukti bersalah melakukan perbuatan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyidakan narkotika golongan 1 bukan tanaman berbahaya melebihi 5 gram sebagaimana diatur dan diancam dalam dakwaan subsider melanggar Pasal 112 ayat (2) Undang Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," ucap jaksa penuntut umum.

Sebelumnya diberitakan bahwa Steve didakwa Pasal 112 ayat 2 jo Pasal 114 ayat 2 Undang Undang tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun dan maksimal seumur hidup atau hukuman mati oleh jaksa penuntut umum.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved