Malang Raya

Kisah Driver Ojek Online di Kota Malang Setelah Akunnya Dicuri Melalui Kode Verifikasi Google

Kasus pencurian akun ojek online sedang marak terjadi di Kota Malang. Pencurian itu dilakukan dengan cara order fiktif kepada pemilik akun ojol.

Kisah Driver Ojek Online di Kota Malang Setelah Akunnya Dicuri Melalui Kode Verifikasi Google
suryamalang.com/kolase Tribun Jabar/Tribun Pekanbaru
Ilustrasi Driver Ojek Online 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Saat ini kasus pencurian akun ojek online (ojol) sedang marak terjadi di berbagai kota tak terkecuali di Kota Malang. Pencurian itu dilakukan dengan cara order fiktif kepada pemilik akun ojol.

Asep (bukan nama sebenarnya) bercerita kepada SURYAMALANG.COM, jika akunnya baru saja dicuri orang lain. Kejadian itu terjadi pada Senin (24/6) saat dirinya mendapatkan orderan untuk mengantarkan penumpang dari Sawojajar menuju Mergosono.

Kala itu Asep langsung menelepon si costumer yang tadinya order. Saat ditelepon, nomornya ternyata tidak aktif.

"Waktu dapet orderan itu langsung saya telepon nomor costumer, karena memang saya kebiasaan menelepon biar lebih sopan," ucapnya.

Selang beberapa saat, ada nomor yang tidak dikenal menelepon Asep. Ia mengaku dari pusat dan mengatakan bahwa yang barusan order itu merupakan orderan fiktif dan tidak bisa di cancel.

Kemudian si penelepon tersebut menanyai nomor NIK KTP dan Asep diharuskan untuk mengikut langkah-langkah yang telah ditentukan oleh penipu tersebut.

Karena Asep tidak begitu memahami, ia pun mempercayai saja apa yang dikatakan oleh si penipu itu. Akhirnya Asep menulis kode verifikasi dan secara langsung akun email ojol yang dimiliki Asep berpindah ke tangan penipu tersebut.

"Saya ini gak tahu, ya cuma nurut saja karena kondisi juga di jalanan pas rame juga habis ngantar orang," imbuhnya.

Kasus pencurian akun ojol saat ini juga telah ramai dibicarakan netizen di media sosial.

Seperti di postingan akun Facebook Wahyu Kristanto saat memposting di grup Komunitas Peduli Asli Malang pada Rabu (26/6). Ia memposting, bahwa pencurian juga bisa dilakukan dengan cara memberikan kode verifikasi.

Ia menceritakan, ketika mendapatkan sebuah orderan. Kemudian si customer tersebut menulis pesan dan berpura-pura bahwa GPS-nya error.

Penipu itu berdalih, bahwa GPS-nya dengan si pemilik driver ojol itu tidak terkoneksi. Sehingga diharuskan menyambung kan GPS tersebut melalui kode verifikasi akun Google.

"Entah kenapa tiba-tiba ada kode verifikasi google di HP saya. Setelah aku masukkan kodenya, akun saya hilang beserta saldo yang ada di Ovo," terangnya.

Hingga berita ini diturunkan, SURYAMALANG.COM masih menunggu konfirmasi dan tanggapan dari salah satu perusahaan Ojol.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved