Kabar Blitar

Pemkot Blitar Mulai Proses Sertifikat untuk 29 Bidang Aset Tanah Yang Bukti Masih Petok Letter C

Pemkot Blitar mulai mengurus sertifikat untuk sejumlah aset tanah yang bukti kepemilikannya masih berupa petok letter C.

Pemkot Blitar Mulai Proses Sertifikat untuk 29 Bidang Aset Tanah Yang Bukti Masih Petok Letter C
suryamalang.com/Samsul Hadi
Pemkot Blitar memasang plakat pengumuman di aset tanah miliknya di Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Kamis (27/6/2019) 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Pemkot Blitar mulai mengurus sertifikat untuk sejumlah aset tanah yang bukti kepemilikannya masih berupa petok letter C. Tahun ini, Pemkot Blitar mengurus sertifikat untuk 29 bidang aset tanah yang masih berupa petok letter C.

"Sekarang masih proses, kemungkinan sertifikatnya keluar tahun depan. Karena proses pengurusan sertifikat tidak bisa cepat," kata Kepala Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Blitar, Widodo Saptono Johanes, Kamis (27/6/2019).

Widodo mengatakan, saat ini tinggal 38 bidang tanah milik Pemkot Blitar yang belum bersertifikat. Dari total itu, sebanyak 29 bidang tanah sedang proses pengurusan sertifikat. Sisanya, sebanyak sembilan bidang tanah akan dilakukan pengurusan sertifikat tahun berikutnya.

Sejumlah aset tanah yang belum bersertifikat itu kebanyakan bekas tanah bengkok. Selain itu, juga ada beberapa aset yang baru dibeli dan bukti kepemilikannya masih berupa petok letter C. "Secara bertahap semua aset tanah akan kami sertifikatkan. Agar bukti kepemilikannya kuat," ujarnya.

Dikatakannya, kalau bukti kepemilikannya sudah kuat, Pemkot Blitar tidak khawatir akan terjadi penyerobotan aset tanah oleh pihak lain. Sebab, Pemkot Blitar sudah mengantongi bukti sertifikat kepemilikan atas sejumlah aset tanah itu.

Selain itu, Pemkot Blitar juga sudah memasang plakat pengumuman kepemilikan di tiap aset tanah miliknya. Pemasangan plakat itu juga untuk mengantisipasi agar tidak terjadi penyerobotan aset tanah milik Pemkot Blitar oleh pihak luar.

"Kebanyakan aset tanahnya berupa sawah. Di masing-masing aset sudah kami pasang plakat pengumuman. Biar tidak ada pihak lain yang menyerobot menggarap aset tanah milik Pemkot," katanya.

Jumlah total aset tanah milik Pemkot Blitar sendiri sebanyak 565 bidang. Sebelumnya, dari total itu, masih ada 50 bidang aset tanah yang belum bersertifikat. Pada 2018, Pemkot Blitar sudah mengurus sertifikat untuk 12 bidang aset tanah.

Sekarang, tinggal 38 bidang aset tanah yang belum bersertifikat. Dari total itu, Pemkot Blitar sedang proses mengurus sertifikat untuk 29 bidang aset tanah. Berarti tinggal sembilang bidang aset tanah yang masih belum diurus sertifikatnya.

"Kami targetkan paling lambat 2021, semua aset tanah milik Pemkot Blitar sudah bersertifikat," kata Widodo.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved