Malang Raya
Pengamanan Pilkades di Malang Libatkan Polisi Blitar, Pasuruan, Kota Malang, Lumajang & Kediri
Pengamanan Pilkades Kabupaten Malang akan melibatkan Polres Blitar, Polres Pasuruan, Polres Malang Kota, Polres Lumajang, dan Polres Kediri.
Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KEPANJEN – Pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kabupaten Malang akan melibatkan Polres Blitar, Polres Pasuruan, Polres Malang Kota, Polres Lumajang, dan Polres Kediri.
Kabag Ops Polres Malang, Kompol Sunardi Riyono menjelaskan pengamanan Pilkades Kabupaten Malang 2019 tidak boleh dianggap remeh.
Pasalnya, ruang lingkup persaingan lebih sempit dan terjadi di setiap desa dan dusun.
Menurutnya, bisa jadi beberapa calon masih tetangga sehingga sentimen pribadi antar calon atau pendukung bisa saja terjadi.
“Mengingat persaingan antar calon kades hanya di desa atau dusun yang sama, Pilkades bersifat lokal, tapi lebih rawan,” ujar Sunardi saat Tactical Wall Game (TWG), Kamis, (27/6/2019).
Pihaknya langsung koodinasi dengan Kabag Ops setiap Polres jika ada peningkatan kontingensi terkait suasana pemilihan.
“Apabila terjadi eskalasi lebih tinggi, kami sudah siap,” tambahnya.
Polres Malang menerjunkan 2520 personel gabungan untuk Pilkades Kabupaten Malang 2019.
Sunardi Riyono menerangkan jumlah personel disesuaikan dengan jumlah desa yang berada di bawah pengawasan wilayah Polres Malang.
“Kami sudah undang dan libatkan Polres Blitar, Polres Pasuruan, Polres Malang Kota, Polres Lumajang, dan Polres Kediri, termasuk Kodim,” jelas Sunardi.
Sementara itu, Plt Bupati Malang, Sanusi ingin semua calon kades berdamai dan menerima hasil apapun dari Pilkades.
“Karena sudah masa tenang, ciptakan suasana tenang, hindari kampanye hitam, dan money politic,” tutur Sanusi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kabag-ops-polres-malang-kompol-sunardi-riyono-beri-instruksi-pilkades-kabupaten-malang.jpg)