Kota Batu

Kafe Ubi di Desa Pandanrejo Ajak Masyarakat Lestarikan Ketela

Baru dua minggu dibuka, kafe tengah sawah begitu banyak orang menyebutnya, sudah banyak diperbincangkan.

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Suharti mempersiapkan masakan untuk pengunjung di dapur Kafe Ubi di Desa Pandanrejo. 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Berada di tengah sawah, sejuk, dan tenang. Ya itulah yang menggambarkan suasana Kafe Ubi di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji.

Dari jalan Raya Pandanrejo, ada petunjuk menuju kafe ini. Jalan menuju kafe ini satu arah menuju ke wisata Air Terjun Coban Lanang.

Baru dua minggu dibuka, kafe tengah sawah begitu banyak orang menyebutnya, sudah banyak diperbincangkan.

Kafe ini dikenal dengan suguhan makanan ala petani.

Salah satunya ketela rambat yang direbus dan disuguhkan hangat-hangat.

Oleh karena itu nama kafe ini diberi nama Kafe Ubi.

Menariknya di Kafe Ubi ini semua makanan, dimasak tidak menggunakan kompor gas, melainkan kompor kebul yang menggunakan kayu.

Disebut kompor kebul karena cara memasaknya disebul atau ditiup sampai menimbulkan asap.

Pengunjung bahkan bisa mengambil makanan sendiri di dapur kafe ini layaknya rumah sendiri.

Pemilik Kafe Ubi, Suharti mengatakan kafe ini untuk melestarikan makanan ketela yang ditanam petani di Desa Pandanrejo.

“Karena sekarang keadaan ubi ini agak berkurang, makanya kami utamakan makanan itu jadi khas di kafe ini,” kata dia.

Dengan begitu, ketika panen bisa dijual dan dibeli oleh Kafe Ubi dan disajikan.

Selain itu juga mengenalkan kepada anak-anak yang sudah jarang mengetahui makanan yang termasuk ke dalam Polo Pendem ini.

Selain ubi, juga ada makanan rumahan, seperti lauk ikan pindang, sayur pedas, sayur tewel, tempe tahu, telor, dan lainnya.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved