Malang Raya
BMKG Malang Prediksi Musim Kemarau Berlangsung Sampai November 2019
Stasiun Klimatologi BMKG Malang memprediksi musim kemarau tahun ini bakal berlangsung sampai November 2019.
Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Stasiun Klimatologi BMKG Malang memprediksi musim kemarau tahun ini bakal berlangsung sampai November 2019.
Masyarakat Malang Raya harus menghemat penggunaan air mulai saat ini.
“Puncak kemarau diprediksi terjadi antara Juli 2019 dan Agustus 2019,” terang Musripan, Kepala Stasiun Geofisika BMKG Karangkates Malang kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (4/7/2019).
Musripan menambahkan masyarakat harus mewaspadai potensi kebakaran saat musim kemarau.
Menurutnya, wilayah Malang selatan rentan terjadi insiden kebakaran.
“Karena kelembaban sangat rendah, kemudian temperatur kering dan naik.”
“Jika ada kebakaran, api akan cepat sekali,” tambah Musripan.
Musripan menjelaskan suhu dingin yang terjadi karena udara dingin dari Australia menghembus ke wilayah Jawa, termasuk Malang Raya.
“Suhu dingin akhir-akhir ini adalah tanda masuknya musim kemarau. Pembawaan takanan dari Australia ke arah Pulau Jawa membawa angin dingin bukan uap air,” imbuh Musripan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/areal-tani-batu_20151104_172540.jpg)