Malang Raya

Dari Speed Gun Sebanyak 26 Kendaraan Ditindak Polisi di Tol Pandaan Malang, Ini Jenis Pelanggarannya

Penindakan itu berdasarkan hasil dari Speed Gun yang merupakan alat untuk mendeteksi kecepatan kendaraan.

Dari Speed Gun Sebanyak 26 Kendaraan Ditindak Polisi di Tol Pandaan Malang, Ini Jenis Pelanggarannya
Ist
Petugas dari PJR Jatim IV Malang Ditlantas Polda Jatim saat melakukan giat operasi OSLE (Over Speed Law Inforcemet) di Exit Tol Singosari pada Senin (8/7). Hasil dari operasi itu petugas telah menindak 26 kendaraan. 

SURYAMALANG.COM, SINGOSARI - Petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Jatim IV Malang Ditlantas Polda Jatim telah menindak 26 kendaraan yang berkendara melebihi batas di Tol Pandaan Malang, Senin (8/7/2019).

Penindakan itu berdasarkan hasil dari Speed Gun yang merupakan alat untuk mendeteksi kecepatan kendaraan. Kendaraan yang ditindak itu kebanyakan didominasi oleh mobil pribadi.

Data data yang dihimpun SURYAMALANG.COM, banyak kendaraan yang melaju melebihi batas yang ditentukan, yakni 80 Kilometer per jam. Kebanyakan, kendaraan melaju di atas 100 Kilometer per jam dan bahkan ada yang melaju sampai 115 Kilometer per jam.

Kanit PJR IV Jatim Malang, AKP Suwarno mendampingi Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Bambang Sukmo Wibowo mengatakan, giat ini dalam rangka Operasi OSLE (Over Speed Law Inforcemet).

Yaitu giat operasi penertiban ambang batas kecepatan di Tol Pandaan Malang dengan tujuan mengurangi terjadinya kecelakaan.

"Banyak faktor kecelakaan akibat dari berkendara melebih batas kecepatan. Idealnya melaju di tol itu 60 sampai 80 Kilometer per jam," ujarnya.

Tak hanya itu, dalam penindakan itu petugas juga menindak sejumlah truk dan bus yang melaju menggunakan lajur kanan. Selain itu, petugas juga menindak truk yang memuat melebihi batas maksimal.

"Banyak kami temui truk melaju di lajur kanan. Hal itu bisa menjadi penyebab terjadikan kecelakaan, karena banyak mobil pribadi yang melaju kencang akhirnya menyalip dari lajur kiri. Karena Lajur kanan digunakan sebagai lajur untuk mendahului," jelasnya.

Sejumlah kendaraan ditindak usai keluar dari gerbang Exit Tol Singosari. Sebelum menindak, petugas lebih dulu menjelaskan kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh pengendara.

Buktinya itu bisa dilihat dari Speed Gun yang telah ditembakkan oleh petugas di dalam tol. Meski demikian, petugas tidak bisa memberikan lokasi pasti tempat Speed Gun itu diletakkan.

"Untuk lokasinya pasti kami rahasiakan. Petugas dilapangan tinggal menembakkan saja di jarak radius 50 meter. Kemudian semua data dari kendaraan itu sudah terdata mulai dari waktu, kecepatan, plat nomor kendaraan dan di Kilometer berapa kendaraan itu melaju," tandasnya.

Dalam giat tersebut, PJR Jatim IV Malang Ditlantas Polda Jatim juga berkoordinasi dengan anggota patroli, dan dari pihak Jasa Marga Tol Pandaan Malang.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved