Breaking News:

Malang Raya

Perhatian, Polisi Gunakan Speed Gun Untuk Memantau Kecepatan Kendaraan di jalan Tol Pandaan-Malang

Para pengendara yang melewati jalan Tol Pandaan-Malang hendaknya harus hati-hati terkait batas kecepatan kendaraan yang telah ditetapkan.

Ist
Hasil tangkapan dari Speed Gun PJR Jatim IV Malang Ditlantas Polda Jatim saat di Tol Pandaan Malang, Senin (8/7). 

SURYAMALANG.COM, SINGOSARI - Para pengendara yang melewati jalan Tol Pandaan-Malang hendaknya harus hati-hati terkait batas kecepatan kendaraan yang telah ditetapkan.

Ini setelah di jalan Tol Pandaan-Malang kini telah dilengkapi oleh Speed Gun, yakni alat pengukur batas kecepatan berkendara.

Seperti diketahui, batas kecepatan berkendara di Tol Pandaan-Malang ialah 80 Kilometer per jam. Apabila ada kendaraan yang melewati batas kecepatan yang telah ditentukan, maka alat tersebut akan mendeteksi setelah ditembakkan oleh petugas.

"Jadi kami tinggal menembakkan saja ke kendaraan. Setelah itu alat ini akan mendeteksi langsung kecepatan yang digunakan," ucap Kanit PJR Jatim IV Malang Ditlantas Polda Jatim, AKP Suwarno SH Hum kepada SURYAMALANG.COM, Senin (8/7).

Setelah alat itu ditembakkan, nanti akan langsung terkoneksi dengan Drop Box yang ada di Handphone android masing-masing anggota.

Petugas kemudian tinggal menindak saja kendaraan yang telah terpantau tadi di exit Tol Singosari.

"Untuk di Tol Pandaan Malang Speed Gun ini digunakan dari arah Surabaya menuju Malang. Sedangkan dari arah sebaliknya ada di Tol Japanan," terangnya.

Penerapan Speed Gun ini, menurut AKP Suwarno, lebih untuk meminimalisir angka kecelakaan yang terjadi Tol Pandaan-Malang. Ini diikarenakan, angka kecelakaan di Tol Pandaan-Malang semakin hari semakin meningkat.

Selain itu, penerapan batas kecepatan juga diberlakukan untuk menghindari pecahnya ban kendaraan di jalan Tol.

Diungkapkan AKP Suwarno, apabila suhu di Jalan Tol cukup panas dan kondisi ban yang kurang pompa bisa mengakibatkan ban pecah dan merugikan pengendara.

"Dari pada kecelakaan lebih baik diingatkan oleh Kepolisian kan enak. Karena sudah ada yang satu orang yang meninggal dunia akibat kecelakaan di Tol Pandaan-Malang ini," terangnya.

AKP Suwarno mengimbau kepada masyarakat agar lebih hati-hati dan waspada ketika berkendara di jalan bebas hambatan.

"Jangan karena jalannya bagus, kemudian mengemudi tanpa memperhatikan batas kecepatan. Rambu-rambu di jalan tol tetap harus diparhatikan. Pengendara harus tetap wajib mengutamakan keselamatan, karena ada keluarga yang menunggu di rumah," tandasnya.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved