Drakor
Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 11-12 Drakor di TRANS TV Jam 6 Sore, Selasa 9 Juli
Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 11-12 Drakor di TRANS TV Jam 6 Sore, Selasa 9 Juli
Penulis: Frida Anjani | Editor: Dyan Rekohadi
Min Ik lalu datang, Dae Ju mengatakan kondisi Gal Hee yang sangat kacau sekali. Dia bertanya ke Min Ik, apakah Kamu tak liat wajahnya? Wajahnya benar-benar nampak parah.
Min Ik teringat kata Dokter itu, kalau sebenarnya matanya tak melihat dan mengenalinya wajahnya. Hanya otaknya yang mencetak wajah Dia di dalam pikirannya.
Min Ik menyuruh Sekretaris Jeong pulang
Dia tak bisa melihat ekspresi wajah Gal Hee, Min Ik lalu menyuruh Gal Hee untuk pulang dan istirahat dan menyuruhnya menelpon Dia setibanya di rumah.Dae Ju lalu mengatakan ke Min Ia, bahwa raut wajahnya terlihat sedih ketika Sekretaris Jeong pulang. Min Ik lalu mengatakan kalau Dia sudah dianggap sebagai sahabatnya sendiri dan ada wanita yang ingin Dia pacari.
Dia memikirkan Veronica Park (yang sebenarnya Gal Hee). Dae Ju memberikan uang dari Sim Hae Ra kepada Min Ik.
Tetapi yang Ia mengatakan bahwa Dia meminjam uang dari Ibunya dan Ia mengembalikan itu dan menyuruhnya untuk menyampaikan terima kasihnya pada Sim hae Ra.
Dae Ju bertemu Veronica Park
Dae Ju menemui Veronica Park dan menyuruh Dia meneken dokumen itu. Dia bertanya imbalan apa yang Ia berikan jika meneken dokumen tersebut.
Dae Ju akan mentraktirnya makan, lalu Veronica Park mengatakan kalau 100.000 ribu sahamnya hanya untuk satu porsi makanan, Ia mengatakan kalau itu lumayan.
Veronica akhirnya menandatanginya itu. Dae Ju menyuruh Dia mengosongkan jadwalnya besok, Dia akan mengajaknya makan bersama.
Sementara itu di Lobby perusahaan Eun Jung Su sedang menelepon seseorang dan Dia mengatakan kalau dirinya sudah mengecek file dalam USB itu dan semuanya aman.
Do min Ik kesulitan tidur
Di Malam hari, Min Ik tak bisa tertidur, Ia justru membayangkan ada Sekretarisnya Jeong Gal Hee.
Gal Hee pernah mengatakan kalau hotel ini akan memberikan dua pasang sandal baru setiap harinya dan Ia ingin akan memakai sandal baru setiap harinya dan Ia ingin mengambil sisanya.
Dia lalu mengecek nasi dan lagi-lagi Ia membayangkannya. Ia tak tenang dan tak bisa tidur. Lalu saat malam itu juga Dia menelepon Gal Hee yang sudah tertidur.