Kabar Surabaya

Caleg Terpilih PDIP Surabaya Terbelah, Ada yang Menolak Megawati Pilih Adi Sutarwijono Dkk

PDI PERJUANGAN - Caleg Terpilih PDIP Surabaya Terbelah, Ada yang Menolak Megawati Pilih Adi Sutarwijono Dkk

Caleg Terpilih PDIP Surabaya Terbelah, Ada yang Menolak Megawati Pilih Adi Sutarwijono Dkk
pdiperjuangan-jatim.com
Adi Sutarwijono, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Sejumlah Calon Anggota Legislatif (Caleg) terpilih DPRD Kota Surabaya dari PDI Perjuangan (PDIP) menyatakan kesetiaan dan kepatuhan kepada rekomendasi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri terkait kepengurusan DPC PDIP Kota Surabaya.

Dalam rekomendasi yang dibacakan dalam Konfercab tersebut disebutkan Ketua DPC PDIP Kota Surabaya adalah Adi Sutarwijono, menggantikan Whisnu Sakti Buana. Kemudian, juga menunjuk Sekretaris DPC Baktiono, dan Bendahara Taru Sasmita.

Baktiono mengatakan sampai saat ini sudah ada enam dari 15 Caleg terpilih yang menandatangani surat kepatuhan tersebut: Adi Sutarwijono, Baktiono, Anas Karno, Chusnul Chotimah, Abdul Ghoni Mukhlas, dan Dyah Katarina.

“Kawan-kawan terus bekerja melakukan komunikasi. Ada lagi caleg terpilih yang sudah saling sambung rasa dengan kami. Jadi nanti bertambah jumlahnya. Tapi beliau-beliau pesan ke saya jangan disampaikan dulu namanya, karena sedang mencari solusi terbaik,” kata Baktiono, Jumat (12/7/2019).

Baktiono sendiri mengakui ada beberapa Caleg terpilih yang juga menolak untuk menandatangani rekomendasi dari DPP tersebut.

“Ya sudah tidak apa-apa, kami tinggal,” kata Baktiono.

Selain para caleg terpilih, PAC-PAC atau pengurus tingkat kecamatan di Surabaya juga sudah membuat dokumen tertulis yang mendukung kebijakan DPP PDIP tersebut.

“Kawan-kawan PAC juga terus berkomunikasi dengan kami. Saling memahami, menyatukan alam pikir, menyambungkan rasa. Jumlah PAC yang membuat dokumen tertulis terus bertambah. Besok Sabtu, seluruh dokumen pernyataan sikap itu kami serahkan pada DPD PDIP Jatim dan DPP PDI Perjuangan,” kata Baktiono. Sofyan Arif Candra Sakti

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved